PENGERTIAN COREL DRAW

DISUSUN OLEH : A.AWALUL HASANI
KELAS : XI
BRAJA HARJOSARI
KECAMATAN BRAJA SELEBAH
KABUPATEN LAMPUNG TIMUR
PENGERTIAN
COREL DRAW
1. Pengertian dan
Sejarah CorelDraw
Corel
Draw merupakan suatu program aplikasi grafis berbasis vektor yang memungkinkan
seseorang membuat sebuah karya seni profesional, mulai dari yang simpel seperti
logo sederhana hingga ilustrasi teknis yang rumit atau kompleks dengan
pemrosesan visual.
CorelDraw
sejak awal dikembangkan untuk Windows dan saat ini dapat berjalan pada Windows
2000 dan versi selanjutnya. Versi untuk Mac OS dan Mac OS X ada awalnya juga
tersedia, namun dihentikan karena minimnya penjualan. Versi Mac OS hanya
berlanjut sampai versi 5.0. Versi terakhir ntuk Linux terakhir dibuat tahun
2000. Corel pada Linux tidak berjalan langsung di atas platform, namun harus
menggunakan Wine, semacam crossover seperti yang digunakan untuk meng-install
Photoshop pada Linux.
Pada
1985, Dr. Michael Cowpland mendirikan Corel untuk menjual sistem
desktop-publishing berbasis Intel. Pada 1987, Corel merekrut beberapa
pengembang software (programmer) untuk membangun sebuah software grafis
berbasis vektor untuk dijadikan satu dengan paket desktop-publishing Corel.
Program itu, yang akhirnya diberi nama CorelDraw, pertama kali diluncurkan ada
1989. Programitu diterima luas oleh masyarakat dan pada akhirnya corel hanya
focus pada pengambangan software. CorelDraw dibuat utk Windows bersamaan dengan
diluncurkanya Windows 3.1. dengan dimasukkannya TrueType ke dalam Windows 3.1
menjadikan Corel sebagai program ilustrasi yang mampu menggunakan fonts yang
ada tanpa membutuhkan software tambahan seperti Adobe TypeWriter. Beberapa
inovasi untuk ilustrasi berbasis vektor pada CorelDraw : Note-edit tool, stroke
before fill, mesh fill dan sebagainya.
CorelDraw
memiliki perbedaan mencolok dibandingkan kompetitornya. Yang pertama bahwa
CorelDraw adalah suatu paket software grafis, bukan hanya sebuah editor gambar
berbasis vektor. Peralatan – peralatan yang ada memungkinkan penggunanya untuk
mengatur kontras, keseimbangn warna bahkanmengubah dari mode RGB (Red Green
Blue) menjadi CMYK (Cyan Magenta Yellow). Khusus untuk gambar bitmap dapat
diubah dengan Corel PhotoPaint. Pesaing utama CorelDraw adalah Adobe
Illustrator dan Xara Extreme. Meskipun mereka semua juga program editor gambar
berbasis vector, namun pengalaman pengunanya dapat menghasilkan perbedaan yang
mencolok.
2. Mengenal Area
Kerja CorelDraw
CorelDraw
menyediakan tool dan efek yang membuat kita dapat bekerja efisien untuk
menghasilkan sebuah gambar berkualitas tinggi. Dari beberapa versi perkembangan
CorelDraw, yang saat ini cukup baik untuk kita gunakan adalah CorelDraw versi
X3(13). Versi yang paling tinggi membutuhkan performa komputer (spesifikasi
prosesor ,RAM, dan memori grafis ) yang tinggi pula. Untuk penggunaan standar (
Latihan untuk membuat karya grafis sederhana ), versi yang lebih lama (versi
10, 11, atau 12) pun sebenarnya cukup baik untuk digunakan.
1. Title bar (A)
Title bar berisi informasi tentang aplikasi yang sedang aktif dan file yang dikerjakan. Apabila file itu belum pernah disimpan, maka secara otomatis akan diberi nama Graphic1.cdr, Graphic2.cdr dan seterusnya.
2. Menu bar (B)
Menu bar berisi perintah mengenai file yang akan atau sedang dikerjakan. Perintah yang dapat dipilih adalah yang berwarna jelas, sedangkan yang berwarna buram (tidak aktif) menunjukkan bahwa perintah tersebut tidak sesuai dengan objek yang sedang dikerjakan. Yang ada di dalam menu bar adalah File, Edit, View, Layout, Arrange, Effects, Bitmaps, Text, Tools, Windows, dan Help.
Menu bar berisi perintah mengenai file yang akan atau sedang dikerjakan. Perintah yang dapat dipilih adalah yang berwarna jelas, sedangkan yang berwarna buram (tidak aktif) menunjukkan bahwa perintah tersebut tidak sesuai dengan objek yang sedang dikerjakan. Yang ada di dalam menu bar adalah File, Edit, View, Layout, Arrange, Effects, Bitmaps, Text, Tools, Windows, dan Help.
3.Standart toolbar
(C)
Standar toolbar berisi perintah-perintah standar. Standar toolbar dimiliki oleh semua aplikasi under windows, seperti membuka file baru (New), menyimpan file (Save), mencetak (Print), copy ke clipboart (Copy), menempel clipboard (paste), Cut, Undo untuk membatalkan beberapa perintah atau langkah terakhir, Redo untuk mengeksekusi kembali perintah terakhir, Import, Export, Application Launcher untuk mengeksekusi aplikasi Corel yang lain, Corel online untu mengakses situs web Corel. Dan Zoom Level untuk mengatur ukuran tampilan padablayar.
Standar toolbar berisi perintah-perintah standar. Standar toolbar dimiliki oleh semua aplikasi under windows, seperti membuka file baru (New), menyimpan file (Save), mencetak (Print), copy ke clipboart (Copy), menempel clipboard (paste), Cut, Undo untuk membatalkan beberapa perintah atau langkah terakhir, Redo untuk mengeksekusi kembali perintah terakhir, Import, Export, Application Launcher untuk mengeksekusi aplikasi Corel yang lain, Corel online untu mengakses situs web Corel. Dan Zoom Level untuk mengatur ukuran tampilan padablayar.
3. Toolbox (D)
Toolbox adalah sekumpulan peralatan yang dapat digunakan untuk membuat dan mengatur gambar, garis dan warna. Untuk lebih mudahnya, sorot dengan mouse maka akan menampilkan namanya.
Toolbox adalah sekumpulan peralatan yang dapat digunakan untuk membuat dan mengatur gambar, garis dan warna. Untuk lebih mudahnya, sorot dengan mouse maka akan menampilkan namanya.
4. Printable area
(E)
Printable area adalah area yang bisa kita cetak dalam media kertas
Printable area adalah area yang bisa kita cetak dalam media kertas
5. Color palette
(F)
Palet warna berisi jenis-jenis warna yang bisa kita gunakan untuk fill maupun outline objek sesuai dengan default warna yang kita gunakan.
Palet warna berisi jenis-jenis warna yang bisa kita gunakan untuk fill maupun outline objek sesuai dengan default warna yang kita gunakan.
OPERASI
DASAR CORELDRAW
1. Objek
Garis
Pada sistem CorelDRAW X4, objek garis dapat dibentuk melalui curve tool yang ada pada fasilitas toolbox. Adapun subalat pada fasilitas curve tool berupa: Freehand tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak beraturan.
Pada sistem CorelDRAW X4, objek garis dapat dibentuk melalui curve tool yang ada pada fasilitas toolbox. Adapun subalat pada fasilitas curve tool berupa: Freehand tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak beraturan.
a.
Bezier tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus dan garis
yang tidak beraturan secara bersamaan.
b.
Artistic media tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek garis
artistik. Dalam menentukan bentuk garis artistik tersebut, gunakan simbol yang
ada di sisi kiri fasilitas property bar, lalu tentukan spesifikasi
konfigurasinya pada sisi kanannya.
c. Pen tool:
pemakaian pen tool hampir serupa dengan pemakaian bezier tool.
d. Polyline
tool: pemakaian polyline tool hampir sama dengan freehand tool.
e.
Point curve tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis melingkar dengan
mudah dan cepat.
f.
Connector tool: alat ini digunakan untuk menghubungkan beberapa objek gambar.
Misalnya, membentuk garis penghubung alur diagram.
Dimension
tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis dimensi vertikal, horizontal,
diagonal, dan sebagainya. Untuk membentuk garis dimensi horizontal/vertikal
secara otomatis, gunakan simbol auto aimension tool yang terdapat di sisi kiri
fasilitas property bar ketika alat ini aktif.
2. Objek
Gambar
Di
dalam CorelDRAW, berbagai bentuk objek gambar dapat dibuat. Berikut ini
merupakan fasilitas toolbox yang berguna membentuk berbagai objek gambar:
a.
Rectangle tool: alat ini dapat digunakan untuk membentuk objek persegi panjang
atau persegi.
b.
Ellipse tool: alat ini digunakan untuk membentuk objek lingkaran/elips.
c.
Object tool: alat ini dapat mempermudah/mempercepat proses pembentukan objek
poligon, bintang, spiral, dan tabel.
d.
Perfect shape tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek gambar
spesifik secara mudah dan cepat. Misalnya, objek jajar genjang, balon, simbol
diagram alur, panah, dan lain sebagainya.
e.
Table tool: alat ini dapat digunakan untuk membuat tabel dalam format persegi
atau persegi panjang. Tabel ini tidak hanya dapat dimasukkan tulisan/teks,
tetapi dapat juga dimasukkan gambar ke dalamnya. Alat ini bisa digunakan untuk
membuat kartu pos, brosur, dan lain-lain.
f.
Smart Drawing: menggambar pintar adalah aplikasi baru yang ada pada CorelDRAW
X4. Smart drawing tool yang ada pada smart tool dapat digunakan untuk membentuk
objek gambar dari sketsanya.
3.Objek
Teks
Objek
teks merupakan unsur yang paling sering digunakan pada rancangan grafis. Ada
yang membuatnya sebagai logo, teks artistik, bahkan mengubah objek teks menjadi
objek gambar.
Objek
teks dapat dibuat melalui text tool yang terdapat pada toolbox. Setelah itu,
objek teks dapat diproses melalui pick tools. Objek teks dapat diproses
sehingga membentuk bayangan, menjadi format 3D, dan lain-lain.
4.Objek
2D Menjadi 3D
CorelDRAW X4 memiliki fasilitas untuk mengubah objek taks/gambar 2D menjadi 3D. Fasilitas yang dapat digunakan untuk membentuk objek 2D menjadi 3D adalah sebagai berikut:
CorelDRAW X4 memiliki fasilitas untuk mengubah objek taks/gambar 2D menjadi 3D. Fasilitas yang dapat digunakan untuk membentuk objek 2D menjadi 3D adalah sebagai berikut:
a.Extrude:
pada fasilitas toolbox terdapat interactive extrude tool di dalam interactive
effects tool. Setelah diaktifkan, format 3D dapat diatur melalui bagian presets
yang ada pada fasilitas property bar.
b.Bevel:
bevel merupakan subalat untuk membentuk sudut dari suatu objek gambar/teks.
Bevel akan muncul dalam property bar setelah mengaktifkan interactive extrude
tool.
c.
Contour: fasilitas contour di dalam CorelDRAW X4 disediakan untuk membuat
salinan dari suatu objek gambar/teks ke bagian dalam/luarnya. Contour dapat
digunakan untuk menimbulkan efek 3D dari suatu objek gambar/teks dengan cara
mengubah warna sisinya.
d.
Gradasi warna: gradasi warna dapat dibentuk menggunakan fill tool, interactive
fill tool, atau mesh fill.
e.
Efek bayangan: CorelDRAW menyediakan interactive drop shadow
yang merupakan subalat
dari interactive effects tool untuk membuat
efek bayangan dari objek gambar/teks.
5.Warna
Pilihan warna terdapat dalam kotak warna. Namun, ada beberapa cara untuk memberi warna pada objek gambar/teks, yaitu sebagai berikut:
Pilihan warna terdapat dalam kotak warna. Namun, ada beberapa cara untuk memberi warna pada objek gambar/teks, yaitu sebagai berikut:
a. Fill
& outline: pada fasilitas toolbox, sistem menyediakan fill tool untuk
mengatur isi objek gambar/teks. Sedangkan untuk mengatur garis pembentuknya,
sistem menyediakan outline tool.
b.
Eyedropper & paintbucket tool: eyedropper tool digunakan untuk mengambil
spesifikasi warna atau atribut (properti, transformasi, dan efek) suatu objek
gambar/teks. Setelah itu, gunakan paintbucket tool untuk menyalin data tersebut
pada objek gambar/teks lainnya.
c.
Smart fill: smart fill tool dapat mengisi warna pada sembarang bidang tertutup.
Misalnya pada perpotongan suatu objek tertentu.
6.
Objek Artistik
Objek artistik dapat berupa teks atau gambar. Dengan menggunakan alat tertentu, suatu objek teks/gambar dapat terlihat berbeda dari biasa. Objek artistik terdiri dari:
Objek artistik dapat berupa teks atau gambar. Dengan menggunakan alat tertentu, suatu objek teks/gambar dapat terlihat berbeda dari biasa. Objek artistik terdiri dari:
a.
Garis artistik (Objek Teks): teks yang artistik dapat dibuat melalui artistic
media tool yang ada pada toolbox. Teks apapun dapat dibuat karena penggunaanya
seperti menggambar atau menulis dengan bolpoin.
b.
artistik (objek gambar): gambar artistik yang dihasilkan melalui artistic media
tool adalah seperti sketsa gambar. Penggunaannya sama dengan membuat garis
artistik untuk objek teks.
c.
Efek distorsi: CorelDRAW menyediakan interactive distort tool di dalam
interactive effects tool. Efek distorsi dapat diaplikasikan untuk objek
gambar/teks sehingga dapat terlihat lebih artistik.
d.
Smudge brush (objek baru): melalui smudge brush tool, suatu sisi objek gambar
dapat ditarik sehingga akan membentuk gambar yang baru sesuai dengan keinginan.
Subalat ini dapat diakses melalui shape edit tool.
Coreldraw
adalah salah satu program desain grafis yang sangat populer dan
banyak digunakan oleh para desainer untuk mendesain logo-logo perusahaan
kaos brosur iklan danlain-lain.Corel adalah perusahaan pembuat
perangkat lunak komputer. Produk Corel yang paling terkenal adalah
Corel Draw, sebuah perangkat lunak yang dibuat untuk gambar vektor atau
pembuatan vektor.Perusahan Corel didirikan tahun 1985 dan memiliki markas di
Ottawa, Kanada.Berdasarkan data, pengguna produk Corel telah mencapai lebih
dari 40 juta dan produk Corel telah dijual di lebih dari 75 negara. .Versi
terakhirnya versi 14 yang dinamai X4dirilis pada tahun 2008. CorelDRAW pada
awalnya dikembangkan untuk dijalankan padasistem operasi Windows 2000 dan yang
lebih baru. Versi CorelDRAW untuk Linux dan MacOS pernah dikembangkan, tetapi
dihentikan karena tingkat penjualannya rendah.Perusahaanyang menjadi saingan
Corel adalah Adobe.Fasilitas yang terdapat dalam coreldraw sangat banyak,
diantaranya adalah : mengubahgaris dan outline, menggunakan shape tool,
menggunakan bazier tool, membuat shape dasar,mengedit gambar, membuat stempel
dan membuat peta tiga dimensi. Untuk bisamenggunakan fasilitas tersebut kita
harus mngetahui langkah
–
langkah
dalam pembuatannya. Oleh karena itu, dalam makalah ini penulis akan menjelaskan
mengenai langkah
–
langkah
dalam pembuatan nya, khususnya dalam pembuatan peta tiga dimensi.
Corel
Draw adalaheditor grafik vektor yang dibuat olehCorel,sebuah
perusahaan perangkat lunak yang bermarkas diOttawa,Kanada.Versi
terakhirnya versi 15 yang dinamaiX5 dirilis pada tanggal23 Februari 2008. Coreldraw adalah salah satu
program desain grafis yang sangat populer dan banyak digunakan oleh
para desainer untuk mendesain logo-logo perusahaan kaos brosur iklan
danlain-lain.Corel adalah perusahaan pembuat perangkat lunak komputer.
Produk Corel yang paling terkenal adalah Corel Draw, sebuah perangkat
lunak yang dibuat untuk gambar vektor atau pembuatan vektor.Perusahan
Corel didirikan tahun 1985 dan memiliki markas di Ottawa, Kanada.Berdasarkan
data, pengguna produk Corel telah mencapai lebih dari 40 juta dan
produk Corel telah dijual di lebih dari 75 negara. .Versi terakhirnya
versi 14 yang dinamai X4 dirilis pada tahun 2008. CorelDRAW pada awalnya
dikembangkan untuk dijalankan pada sistemoperasi Windows 2000 dan yang
lebih baru. Versi CorelDRAW untuk Linux dan Mac OS pernah
dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya
rendah.Perusahaanyang menjadi saingan Corel adalah Adobe.Langkah dalam membuat
peta 3 dimensi dengan menggunakan Corel DrawYang harusdilakukan pertama kali
adalah mengetahui bentuk kasar jalan, nama jalan, nama gedung
dan pelengkap penunjuk arah. bisa menggunakan
peta yang sudah ada melaluigoogle mapsdandi print screen selanjutnya masukkan
ke dalamcoreldrawdengan
cara mengimportnya (CTRL+ I ).1. Masukkan image dari google maps yang sudah
diprint screen dengan cara klik menu FileImport ( CTRL + I ) . Untuk mengakhiri
import, klik dimana ingin meletakkan gambar tersebut. Anda juga bisa
memasukkan gambar tersebut melalui klik drag dari explorer kecoreldrawKunci
letak gambar tersebut agar tidak pindah lokasi dengan cara klik kanan pada
gambar dan pilih Lock Objek 3. Selanjutnya kita akan melakukan
langkah path ( menjiplak gambar dari google maps ).Gunakan bezier tool. Jika
Anda tidak menjiplak buat langsung jalan yang dipakai pada petamenggunakan bezier
tool. Untuk menggunakan tool ini Anda lakukan klik pada
titik pertama dan klik pada titik kedua, atau Anda
bisa melakukannya klik drag agar jalan pathyang dihasilkan berupa kurva (
lekuk ). Untuk pindah tool gunakan tombol spasi padakeyboard dan tekan sekali
lagi tombol spasi sehingga tool berubah sesuai tool pertama(dalam hal ini
bezier tool). Usahakan agar seluruh garis yang dibuat saling menutup /menimpa
antara garis satu dengan lainnya. Perbesar view (jarak pandang) dengan
caramenggeser scroll mouse Anda agar langkah menjiplak ini lebih mu


Untuk
mengubah jenis garis atau mengedit garis gunakan shape toolJika Anda sudah
selesai menjiplak peta selanjutnya hapus gambar dengan cara klik
kanan pada gambar pilih Unlock dan delete. Perbaiki sekali lagi pada garis-garis yang belummenutup
sempurna.

4.
Perbesar ukuran garis dengan menyeleksi kesemua garis bisa dengan cara
SHIFT+CLICK garis satu persatu atau menyorot semuanya dengan pick tool
kemudian mengganti ukurangaris menjadi 16 pt

5.
Ubah garis menjadi objek dengan cara menyeleksi semua garis dan klik Menu
Arrange >Convert Outline to Objek
6.
Gabung semua objek dari garis menjadi satu bagian menggunakan Weld
7.
Warnai objek shape tersebut denganwarna putih dengan cara klik warna putih dan klik kananwarnahitam
pada pallete warna sehingga objek shape mempunyai garis berwarnahitam (palete
warna ada pada sebelah kanan workpace)8. Ketik jalan yang ada dengan text tool
( F8 ) dan putar sesuaikan dengan arah jalan(usahakan ukuran font sama dan
berada di dalam badan jalan). Jika semua teks sudah padatempatnya, ubah menjadi
kurva dengan cara seleksi semua teks jalan dan klik MenuArrange > Convert to
Curve.9. Seleksi semua objek ( jalan dan tulisan jalan ) dan gabung dengan cara
klik kanan padasalah satu objek terseleksi pilih Group ( CTRL + G )10. Lakukan
proses transformasi pada objek terseleksi diatas menggunakan
InteractiveEnvelope Tool. Sesuaikan bentuk transformasi dengan view yang
Anda inginkan

11.
Jika sudah selesai dan sesuai dengan yang diinginkan klik Menu Arrange >
Convert toCurve.12. Pecah lagi gabungan antara jalan dan teks dengan cara klik
kanan pada objek jalan dan pilih UnGroup ( CTRL + U )13. Pilih
objek jalan saja
menggunakan
Pick Tool dan lakukan KLIK + DRAG diakhiriKLIK Kanan ( lakukan copy paste jika
kesulitan padateknik ini )
sehingga jalan menjadidua. Posisikan jalan yang kedua ini berada di bawah jalan
yang kedua dan ganti warnamenjadi warna hitam. Letakkan objek jalan kedua
tersebut berada di bawah objek
jalan pertama ( menimpa ) menggunakan klik kanan > Order > To Back of Page ( SHIFT +Page
Down ).

14.
Menggunakan Shape tool tutup pojok-pojok jalan sehingga menyerupai objek 3
dimensi.Lakukan double klik untuk menambah titik point, usahakan jenis titik
point pada pojok-pojok jalan berupa line ( garis lurus
). Untuk menutup pojok jalan ini aktifkan dulu snapto objek
sehingga titik yang akan kita pindah akan lengket pada objek paling dekat

15.
Selanjutnya buat gedung, rumah, tempat penting dan sebagainya dengan Rectangle
Tool(F6 ) kemudian ubah menjadi 3 dimensi menggunakan extrude
16.
Letakkan objek tersebut pada tempat yang sesuai dengan peta Anda. Copy dan
paste padatempat-tempat yang diinginkan. Ulangi Membuat objek berbeda sesuai
dengan cara 15untuk gedung dan tempat lainnya. Tulis nama tempat, nama gedung
sesuai dengannamanya menggunakan text tool.
17.
Hasil yang bisa didapatkan adalah sebagai berikut :

PENGERTIAN
COREL DRAW 12
CorelDRAW adalah software pembuat grafik berbasis vektor dimana
pemakai dapat dengan mudah membuat suatu desain grafis berteknologi tinggi
seperti logo, karikatur, poster, brosur, kalender, label, stiker serta
menggambar bebas lainnya, dimana CorelDRAW versi 12 dikembangkan dan dipasarkan
oleh Corel Corporation di Ottawa, Kanada.
Versi
terakhir dari CorelDRAW adal versi X5 atau versi 15 yang diluncurkan di bulan
februari 2010.
Sejarah
munculnya CorelDRAW
CorelDRAW
pertama kali dibuat pada tahun 1987, Corel Corporation mempekerjakan teknisi
softwareMichel Bouillon dan Pat Beirne untuk mengembangkan
program ilustrasi dasar vector untuk disatukan dengan sistem desktop
publishing mereka. Mulanya program CorelDRAW dirilis pada tahun 1989,
CorelDRAW 1.x dan 2.x berjalan pada Windows. CorelDRAW 3.0 dirilis bersamaan
dengan microsoft windows 3.1. Fakta yang terdapat dalam true type pada
windows 3.1 merubah CorelDRAW benar-benar menjadi sebuah program ilustrasi yang
dapat menggunakan sistem instalasi lainya tanpa rekomendasi aplikasi pihak
ketiga seperti Adobe Type Manager.
Keunggulan
dari setiap versi :
Versi
2 (1991) :Envelope Tool (untuk memecah teks atau objek menggunakan
shape utama), Extrusion (untuk mensimulasi gambar dan volume dalam objek) dan
Perspective (untuk memecah objek sepanjang X dan Y ).
Versi
3 (1992) :Terdapat Corel PHOTO PAINT (untuk mengedit bitmap), CorelSHOW
(untuk membuat on-screen presentation), CorelCHART (untuk Graphic Chart),
Mosaic dan CorelTARCE (untuk vectorizing bitmaps).
Versi
4 (1993) :Termasuk Corel-PHOTO PAINT* (untuk mengedit bitmap),
CorelSHOW (untuk membuat on-screen presentation), CorelCHART, CorelMOVE, Mosaic
dan CorelTARCE.
Versi
5 (1994) :Ini adalah versi terakhir yang dibuat dan berjalan pada
windows 3.x. Termasuk Corel Ventura yang ada di dalamnya (lalu dijual terpisah)
ini adalah desktop publishimg yag mirip dengan PageMaker, Quark Exspress, atau
InDesign.
Versi
6 (1995) :Ini adalah versi pertama yang mana dibuat se-eksklusif
mungkin untuk windows 32-bit. Termasuk Corel Memo, Corel Presents, Corel Motion
3D, Corel Depth, Corel Multimedia Manager, Corel Font Master dan Corel DREAM
(untuk membuat objek 3D) ada didalamnya. Fitur-fitur baru telah disesuaikan
dengan Interface. Polygon, Spiral, Knife dan Eraser tools.
Versi
7 (1997) : Properti bar yag sensitif (Context-sensitif Property
bar), Print Preview dengan Zoom dan Pan, Scrapbook (untuk melihat, menggeser
dan menempatkan objek), mencetak ke dalam HTML, Draft dan Enhanced display,
Interactive Fill dan Blend tools, Transparency tools, Natural Pen tool, mencari
& mengganti wizard, merubah vector menjadi bitmap (ketika dalam
CorelDRAW), pengecek ejaan (Spell checker), Kamus (Thesurus) dan pengecek
susunan bahasa (Grammar checker), Corel Scan dan Corel Barista (dokumen
pertukaran format berbasis java) juga termasuk dalam versi ini.
Versi
8 (1998) :Digger selection, dudukan windows (Docker Windows),
memecah teks atau objek (Interactive Distortion), 3D, Envelope dan tools, efek
pemberi bayangan yan realistis (Realistic Dropshadow tool), pencampuran warna (Interactive
color mixing), penyusun tempat- tempat warna (color palette editor), garis
bantu sebagai objek (guidelines as object), merubah ukuran halaman
(custom-sized pages), duonote support. Corel Version juga termasuk didalamnya.
Versi
9 (1999) :Mesh fill tool untuk pencampuran warna yang lebih
kompleks, Artistic Media tool, mencetak kedalam PDF, menyatukan profile warna
ICC ( embedded ICC color profiles ), Multiple on-screen color palette dan
Microsoft Visual Basic untuk mendukung aplikasi 6. Canto Cumulus LE, bagian
dari software untuk pengaturan media juga termasuk dalam versi ini.
Versi
10 (2000) :CorelR.A.V.E (untuk animasi vector), Perfect Shapes, Web
Graphic tools(untuk membuat elemen-elemen yang interaktif seperti tombol),
penyortir halaman (Page sorter), dokumen multibahasa (multilingual
document support), petunjuk window (navigator window), buka, simpan, import dan
eksport dalam format SVG.
Versi
11 (2002) :Kumpulan simbol-simbol (symbol library), yang langsung dapat
diambil, memotong gambar (untuk mendesain web), pressure-sensitive vector
brushes, 3 titik alat menggambar (3-point drawing tools).
Versi
12 (2003) :Panduan yang dinamis (Dynamic guides), alat menggambar pintar (
Smart Drawing Tool), mengekspor kedalam Microsoft Office atau Word, bagian alat
penghapus virtual (Virtual Segment Delete tool), mendukung teks yang Unicode
(Unicode text support),Unicode adalah system yang memiliki kemamuan untuk
menuliskan, memproseskan, dan menampilkan berbagai dari aktifitas dari tulisan
itu sendiri. Teknologi ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah
penulisan dengan bahasa yang ditulis bukan menggunakan bahasa Yunani.
Versi
13 (2006) : Memotong dengan mengklik 2 kali ( software vector pertama yang
mampu untuk memotong sebuah grup vektor dan bitmap dalam waktu yang sama
), Smart fill tool, Chamfer/Fillet/Scallop/Embosstool, ruang pengaturan
gambar (Image Adjustment Lab). Menjiplak/Trace menjadi terintegrasi di dalam
CorelDRAW dibawah kendali PowerTRACE.
Versi
14 (2008) : Layanan pengidentifikasi huruf (font) terkait didalam
CorelDRAW, ConceptShare, Table tool, independent page layers, live text
formatting mendukung file kamera*.RAW.
Versi
15 (2010) : Pengaturan isi (CorelCONNECT), pengelolaan warna, alat-alat
grafis dan animasi, pengembangan kinerja multi-core, konten digital bernilai
tinggi (professional huruf/font, clip art, dan foto-foto), mengisyaratkan objek
(object hinting), pixel view, Mesh tool ditingkatkan dengan transparasi,
menambahkan dukungan sentuh (added touch support), dan mendukung berbagai
format file. Corel telah mengembangkan transformasi yang mana dapat membuat
banyak salinan dari satu objek.
Tata
cara dan langkah mengaktifkan CorelDRAW versi 12
Sebelum
memulai membuat desain, haruslah anda mengetahui cara-cara memulai dan membuka
CorelDRAW versi 12, berikut ini langkah-langkah yang perlu anda lakukan :
1. Pada
Start Menu, Klik Start-Program (All Program).
2. Double
klik pada icon corelDRAW Graphic Suite 12 ( corelDRAW 12 )
3. Tunggu
beberapa saat sampai muncul logo CorelDRAW 12, seperti di bawah ini :
4. Kemudian
akan mucul kotak dialog Welcome to CorelDRAW 12, dan lakuan salah satu langkah
berikut ini :
Keterangan
:
a. New :
untuk membuka halaman baru.
b. Open :
untuk membuka file yang sudah ada.
c. Recently
Used : untuk membuka file yang terakhir kali dibuat.
d. New
From Template –Start From Template : untuk membuka lembar kerja dengan
tampilan Template yang sudah disediakan oleh CorelDRAW 12.
e. CorelTUTOR :
untuk melihat tutorial corelDRAW
f. What’s
New ? : untuk mellihat fasilitas-fasilitas (fitur) baru dalam corelDRAW
12.
Kemudian
jika anda ingin membuat desain dengan CorelDRAW, berikut adalah ruang kerja
CorelDRAW 12 :
Lembar
Kerja CorelDRAW 12
Ruang
kerja CorelDRAW versi 12
Keterangan
:
1. Menu
Bar : melakukan perintah dengan pull-down menu.
2. Standard
Toolbar : ikon-ikon khusus/standar (yang sering dipakai) yang terdapat
pula dalam Menu Bar agar lebih praktis.
3. Toolbox :
beberapa flyout yang masing-masing memuat ikon-ikon untuk menggambar /menulis
serta memodifikasi, baik yang dapat dikerjakan melalui Menu Bar maupun tidak..
4. Property
bar : sub-sub ikon yang dimiliki secara khusus oleh setiap ikon dalam
flyout dalam toolbox.
5. Workspace :
seluruh layar yang dapat dipakai untuk menggambar/menulis.
6. Printable
Area/Page Border : suatu area dalam workspace yang dibatasi oleh 4 sisi,
yang menunjuk area yang dapat dicetak.
7. Ruler :
mistar untuk membantu dalam proses penggambaran beserta modifikasinya.
8. Color
Pallete : berbagai warna yang dapat dipergunakan untuk fill dan outline
objek gambar.
9. Top-Bottom
Slider : Menggerakkan view pada workspace secara vertical (atas-bawah).
10. Right-Left :
menggerakkan view pada workspace secara horizontal (kanan-kiri).
11. Page
Manager(Page Counter) : menambah/mengurangi jumlah. mengganti nama, atau
menyisipkan halaman atau page, yang semuanya tersimpan dalam satu dokumen,
grafik, atau file.
F.
Pengaturan halaman CorelDRAW 12
Sebelum
mulai mendesain sesuatu dengan CorelDRAW 12, alangkah baiknya kita mengatur
jenis kertas yang akan kita gunakan, untuk mengatur jenis kertas dapat kita
lakukan dari menu Layout-Page Setup, kemudian atur sesuai dengan
kebutuhan.
Tampilan
Page Setup
Manfaat
mempelajari CorelDRAW 12
v Kita
dapat memahami pengertian dari CorelDRAW.
v Kita
dapat mengetahui sejarah lahirnya CorelDRAW dari tahun ke tahun yang selalu
berteknologi semakin canggih dalam pengolahan gambar digital yang berbasis
vektor.
v Kita
dapat mengetahui tata cara dan langkah-langkah mengaktifkan CorelDRAW
versi 12.
v Kita
dapat mengenal lembar kerja CorelDRAW 12 serta menu, submenu dan ikon-ikon yang
terdapat didalamnya.
v Kita
dapat mengoperasikan CorelDRAW versi 12 dengan memahami ikon serta fungsi yang
terdapat di dalamnya.
v Kita
dapat membuat grafis dalam bentuk yang sederhana di CorelDRAW versi 12 dengan
fungsi dari beberapa ikon yang diperkenalkan.
v Kita
dapat mengatur halaman di CorelDRAW 12 sebelum di cetak ke printer.
v Kita
dapat memanfaatkan kecanggihan CorelDRAW untuk berbisnis di bidang pencetakan
ataupun teknik sablon.
v Perkembangan
ilmu pengetahuan mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi kita semakin
bertambah.
v Kita
akan dituntut menjadi manusia yang kreatif, inovatif, dan tidak ketinggalan
zaman..
· CorelDRAW
adalah suatu software pembuat grafik berbasis vektor dimana pemakai dapat
dengan mudah membuat suatu desain grafis berteknologi tinggi seperti logo,
karikatur, poster, brosur, kalender, label, stiker serta menggambar bebas
lainnya.
· Sejarah
lahinya teknologi CorelDRAW dimulai pada tahun 1987 oleh perusahaan Corel
Corporation di bawah pengawasan tenisi Michel Bouillon dan Pat Beirne.
Berikut adalah perkembangan versi CorelDRAW :
1. CorelDRAW
versi 2 (1991)
2. CorelDRAW
versi 3 (1992)
3. CorelDRAW
versi 4 (1993)
4. CorelDRAW
versi 5 (1994)
5. CorelDRAW
versi 6 (1995)
6. CorelDRAW
versi 7 (1997)
7. CorelDRAW
versi 8 (1998)
8. CorelDRAW
versi 9 (1999)
9. CorelDRAW
versi 10 (2000)
10. CorelDRAW
versi 11 (2002)
11. CorelDRAW
versi 12 (2003)
12. CorelDRAW
versi 13 atau X3 (2006)
13. CorelDRAW
versi 14 atau X4 (2008)
14. CorelDRAW
versi 15 atau X5 (2010)
· Berikut
adalah langkah-lagkah mengaktifkan CorelDRAW versi 12 :
1. Pada
Start Menu, klik Start – Program (All Program)
2. Double
klik pada ikon CorelDRAW GraphicSuite 12 (CorelDRAW 12)
3. Kemudian
akan muncul kotak dialog Welcome to CorelDRAW 12
4. Kemudian
pilih, menu-menu yang ingin dioperasikan yang meliputi:
a. New
b. Open
c. Recently
Used
d. New
From Template
e. CorelTUTOR
f. What’s
New ?
· Lembar
kerja dalam CorelDRAW telah ditunjukkan dihalaman depan, berikut adalah bagian-bagian
yang menyusun lembar kerja CorelDRAW 12 :
a. Menu
Bar
g. Ruler
b. Standard
Toolbar
h. Color Pallete
c. Toolbox
i. Top-Bottom Slider
d. Property
Bar
j. Right-Left Slider
e. Workspace
k. Page Manager/Counter
f. Printable
Area/Page Border
· Menu
( Bar ) yang terdapat di CorelDRAW 12 meliputi :
a. File
g. Bitmaps
b. Edit
h. Text
c. View
i. Tools
d. Layout
j. Window
e. Arrange
k. Help
f. Effects
Menu
(Bar) diatas adalah menu kecil yang terdapat di lembar CorelDRAW 12, dimana
menu tersebut beroperasi dengan perintah pull-down menu, sehingga submenu dan
ikon akan muncul setelah diklik.
· Mengatur
halaman di CorelDRAW 12 adalah dengan menggunakan perintah menu (bar) yakni
Layout – Page Setup.
· Manfaat
Mempelajari CorelDRAW :
a. Kita
dapat mengetahui pengertian dari CorelDRAW.
b. Kita
dapat mengetahui sejarah lahirnya CorelDRAW dari tahun ke tahun yang
selalu berteknologi semakin canggih.
c. Kita
dapat mengetahui tata cara dan langkah-langkah mengaktifkan CorelDRAW
versi 12.
d. Kita
dapat mengenal lembar kerja CorelDRAW 12 serta menu, submenu dan ikon-ikon yang
terdapat didalamnya.
e. Kita
dapat mengoperasikan CorelDRAW versi 12 dengan mengetahui ikon yang
terdapat didalamnya beserta fungsinya.
f. Kita
dapat membuat grafis dalam bentuk yang sederhana di CorelDRAW versi 12
dengan fungsi dari beberapa ikon yang diperkenalkan.
g. Kita
dapat mengatur halaman di CorelDRAW 12 sebelum di cetak ke printer.
h. Kita
dapat memanfaatkan kecanggihan CorelDRAW untuk berbisnis di bidang
pencetakan ataupun teknik sablon.
i. Perkembanagan
ilmu pengetahuan mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi kita semakin
bertambah.
j. Kita
akan dituntut menjadi manusia yang kreatif, inovatif, dan tidak
ketinggalan zaman.
Pengertian
CorelDRAW x3
Corel
Draw X3 merupakan salah satu software desain grafis yang sangat terkenal.
Corel Draw X3 termasuk salah satu Aplikasi untuk mengolah gambar berbasis vektor. Berbagai fasilitas untuk mendesain tersedia di sini sehingga memudahkan para penggunanya untuk memanfaatkannya. Sebagai pengolah vektor, Corel Draw sering digunakan untuk membuat gambar seperti kartun, logo, illustrasi, dan sebagainya.
Selain itu corel draw juga dapat digunakan untuk mengatur tata letak secara sederhana yang tidak terlalu banyak walaupun mungkin tidak terlalu lengkap seperti aplikasi khusus untuk tata letak. Seperti membuat brosur, membuat pamplet, surat undangan, dan cover buku yang menarik dan sebagainya. Corel Draw X3 Versi 13 merupakan kelanjutan dari Corel Draw versi sebelumnya yaitu Corel Draw Versi 12 buatan Corel Corporation.
Di sini kita akan mempelajari menu-menu dan jendela-jendela dalam coreldraw X3 serta bagaimana memulai menggunakan coreldraw X3.
Corel Draw X3 termasuk salah satu Aplikasi untuk mengolah gambar berbasis vektor. Berbagai fasilitas untuk mendesain tersedia di sini sehingga memudahkan para penggunanya untuk memanfaatkannya. Sebagai pengolah vektor, Corel Draw sering digunakan untuk membuat gambar seperti kartun, logo, illustrasi, dan sebagainya.
Selain itu corel draw juga dapat digunakan untuk mengatur tata letak secara sederhana yang tidak terlalu banyak walaupun mungkin tidak terlalu lengkap seperti aplikasi khusus untuk tata letak. Seperti membuat brosur, membuat pamplet, surat undangan, dan cover buku yang menarik dan sebagainya. Corel Draw X3 Versi 13 merupakan kelanjutan dari Corel Draw versi sebelumnya yaitu Corel Draw Versi 12 buatan Corel Corporation.
Di sini kita akan mempelajari menu-menu dan jendela-jendela dalam coreldraw X3 serta bagaimana memulai menggunakan coreldraw X3.
Jendela
Applikasi CoreldrawX3
Jendela
applikasi coreldraw X3 secara default terdiri atas (dari atas ke kiri – bawah –
kanan) :
Tittle
bar: berada pada barispaling atas, memanjang ke kanan; berisi keterangan
tentang fileyang sedang aktif atau sedang kita buka.
Menu
bar : berada di bawahtittle bar yang berisi pilihan-pilihan menu yang akan
menjajar kebawah (drop-down) bila diklik. Terdiri atas menu File, Edit, View, Layout, Arrange,
Effect, Bitmap, Text, Tools, Windows,
dan Help.
Toolbar
: berada pada baris ke tiga; berisi jalan pintas (shortcuts) yang menuju ke
menu dan perintah-perintah lainnya. Secara default di sini akan terdapat
shortcut New, Open, Copy, Paste, Undo, Redo, Import, Export, Application
Launcher, Corel online dan Zoom Level.
Property
bar : berisi perintah-perintah yang berhubungan dengan objek atau perangkat
yang sedang aktif. Misalnya, jika perangkatText sedang aktif maka
text property bar akan menanpilkan perintah-perintah yang dapat kita gunakan
untuk menuliskan atau mengedit text.
Toolbox
: berada pada sisi sebelah kiri, memanjang ke bawah; berisi perangkat-perangkat
(tools) yang akan kita gunakan dalam membuat gambar, memberi warna, ataupun
melakukan modifikasi-modifikasi terhadap objek dan gambar.
Semua
bar ini dapat kita pindah-pindahkan letaknya ke tempat yang kita inginkan (detachable)
atau bahkan bisa kita tidak tampilkan misalnya kita ingin area gambar menjadi
lebih “luas”).
Ruler
: merupakan batas-batas vertikal dan horizontal; berisi angka-angka untuk
menunjukkan ukuran dan posisi objek.
Halaman
(Drawing Page) :
Wilayah
kosong (bila belum ada gambar) berbentuk segi empat,di tengah-tengah area
putih, di mana gambar/objek yang kita tempatkan di dalamnya dapat kita print.
Jendela
gambar (Drawing window) : Merupakan area di luar drawing page, dibatasi oleh
scroll bars dan kontrol applikasi (application controls).
Document
navigator : berada pada bagian bawah sebelah kiri; berisi kontrol-kontrol untuk
melakukan perpindahan antar halaman, dan juga untuk menambah atau mengurangi
jumlah halaman.
Status
bar : Berada pada bagian dasar jendela applikasi; berisikan informasi-informasi
mengenai objek seperti jenis, ukuran, warna, dan resolusi.
Navigator
: Sesuai dengan namanya, navigator yang berada pada sudut kanan bawah berfungsi
sebagai alat untuk membantu kita bergerak di sekitar Drawing window atau
drawing page.
Color
pallete : berupa bar di bagian sisi paling kanan yang berisi kotak-kotak warna
(secara default berisi warna-warna CMYK) yang akan kita gunakan untuk memberi
warna pada objek yang kita pilih.
Docker
: docker merupakan suatu jendela tersendiri yang berisi perintah-perintah dan
setting yang berhubungan dengan perangkat atau fungsi-fungsi tugas tertentu.
Command
dan tool-tool Coreldraw X3
Dibawah
ini akan dijelaskan secara singkat commands dan tools yang ada di dalam jendela
applikasi Coreldraw X3 yang terdapat pada masing-masing bagian seperti di
jelaskan di atas:
Property
bar : berisi fungsi-fungsi yang paling umum digunakan yang menampilkan
perangkat atau kerja yang sedang kita lakukan. Isi yang ditampilkan akan
berubah-ubah tergantung dari perangkat apa yang sedang kita gunakan atau
pekerjaan apa yang sedang kita lakukan.
Toolbox
:berisi perangkat-perangkat (tools) yang akan kita gunakan dalam membuat
gambar, memberi warna, ataupun melakukan modifikasi-modifikasi terhadap objek
dan gambar.
Perangkat-perangkat tersebut adalah (Gambar C2) : Pick Tool, Shape, crop, zoom, curve, smart, rectangle, ellipse, object, perfect shape, text, interactive, efedropper, outline, fill, interactive fill.
Tool-tool tersebut ada yang secara default terlihat pada toolbox, ada juga yang dikelompokkan dalam flyout (kumpulan tool yang akan tampil dalam barisan bila kita mengklik dan tahan mouse pada salah satu tool yang tampak pada toolbox).
Perangkat-perangkat tersebut adalah (Gambar C2) : Pick Tool, Shape, crop, zoom, curve, smart, rectangle, ellipse, object, perfect shape, text, interactive, efedropper, outline, fill, interactive fill.
Tool-tool tersebut ada yang secara default terlihat pada toolbox, ada juga yang dikelompokkan dalam flyout (kumpulan tool yang akan tampil dalam barisan bila kita mengklik dan tahan mouse pada salah satu tool yang tampak pada toolbox).
Docker
: seperti dialog box, menampilkan tombol-tombol perintah, pilihan-pilihan dan
daftar-daftar. Tetapi docker ini dapat tetap kita biarkan terbuka sambil kita
mengerjakan suatu dokumen, sehingga dapat menjalankan perintah-perintah untuk
mencoba efek-efek yang berbeda. Docker ini dapat kita pinggirkan (docking) atau
kita kembangkan (floating). Saat docker kita pinggirkan, ia akan menempel pada
sisi kanan jendela applikasi dan hanya menampilkan judul dockernya saja.
Dalam keadaan terkembang, docker ini dapat kita pindah-pindahkan. Bila ingin “menghemat ruang”, docker ini juga dapat kita tutup.
Yang bisa kita tempatkan pada docker diantaranya adalah perintah-perintah shaping, position, transformation, dll. Untuk menempatkan perintah-perintah tersebut ke dalam docker, klik menu window – dockers – kelompok perintah yang kita pilih.
Dalam keadaan terkembang, docker ini dapat kita pindah-pindahkan. Bila ingin “menghemat ruang”, docker ini juga dapat kita tutup.
Yang bisa kita tempatkan pada docker diantaranya adalah perintah-perintah shaping, position, transformation, dll. Untuk menempatkan perintah-perintah tersebut ke dalam docker, klik menu window – dockers – kelompok perintah yang kita pilih.
Keterangan Terlengkap Seputar CorelDRAW X3 | Kali ini saya akan mempostingkan tugas sekolah saya , tepatnya pelajaran TIK . Yaitu saya akan menjelaskan Keterangan Terlengkap Seputar CorelDRAW X3 .
Berikut keterangannya :
1
. Penjelasan Element Dasar Pada CorelDRAW X3
Penjelasannya adalah sebagai berikut ini :
Menu
Bar : Barisan menu yang menampilkan perintah-perintah yang digunakan untuk
mengatur dan mengolah objek .
Tool
Bar : Barisan berisi tombol yang berfungsi untuk menjalankan perintah .
Property
Bar : Tombol pendukung untuk mengolah objek lebih lanjut . Tampilan Property
Bar akan berubah sesuai degan objek atau tool yang dipilih .
Tool Box : Kumpulan tombol yang digunakan untuk membuat atau
memodifikasi objek .
Drawing
page : lembar kerja pada CorelDraw yang besar kecilnya dapat
diatur melalui scroll bar.
Drawing
Window : Area kerja .
Page
Navigator : Navigasi halaman lembar kerja .
page
: Halaman lembar kerja .
Status
Bar : Memberikan informasi objek seperti tipe , informasi , ukuran , warna ,
resolusi , dll .
Scroll
Bar : Untuk menggulung Drawing Page .
Color
Palette : palet warna , menyediakan berbagai macam warna yang bisa digunakan
untuk mewarnai objek .
Ruler
: Penggaris , digunakan untuk mengukur besar kecilnya Drawing Page .
2.
Fungsi Submenu Pada Menubar CorelDRAW X3
1. File :
• New : Membuat lembar kerja baru
• New From Template : Membuat lembar kerja dari template
• Open : Membuka lembar kerja yang tersimpan
• Close : Menutup lembar kerja
• Close All : Menutup semua halaman lembar kerja
• Save : Menyimpan lembar kerja
• Save As : Menyimpan lembar kerja baru atau dengan nama lain
• Import : Meyisipkan objek dari file lain (bukan corel) kedalam lembar kerja
• Export : Mengirim lembar kerja ke file lain (bukan corel)
• Export Office : Mengirim lembar kerja ke Ms. Office
• Send To : Mengirim lembar kerja ke dekstop, mail, my document
• Print : Mencetak lembar kerja
• Print Preview : Melihat lembar kerja yang akan dicetak
• Print Setup : Mengatur lembar kerja yang akan dicetak
• Publish To Web : Menjadikan file web
• Publish To PDF : Menjadikan file pdf
• Recent Files : Membuka file yang telah dibuka
• Document Info : Informasi lembar kerja
• Exit : Keluar program CorelDRAW X3
2. Edit :
• Undo : Kembali ke kondisi sebelumnya
• Redo : Menuju ke kondisi berikutnya
• Cut : Memotong objek atau teks
• Copy : Menyalin objek atau teks
• Paste : Meletakan hasil copy atau paste
• Insert Barcode : Menyisipkan barcode dalam lembar kerja
• Insert New Object : Menyisipkan objek baru
• Properties : Menampilkan keterangan dari objek.
3. View :
• Full-Screen Preview : Menampilkan lembar kerja pada layar monitor secara penuh
• Guidelines : Menampilkan garis bantu
• Grid : Menampilkan grid (kotak-kotak) pada lembar kerja
• Rulers : Menampilkan pengaris
4. Layout :
• Insert Page : Menambahkan halaman lembar kerja
• Rename Page : Menganti nama halaman lembar kerja
• Delete Page : Menghapus halaman lembar kerja
• Got To Page : Loncat ke halaman .....
• Page Setup : Mengatur halaman lembar kerja
• Page Background : Mengatur layar lembar kerja
5. Arrange :
• Group : Menjadikan satu semua objek yang dipilih
• Ungroup : Memisahkan kumpulan objek
• Ungroup All : Memisahkan kumpulan – kumpulan objek
• Lock Object : Mengunci objek agar tidak dapat dipindahkan
• Unlock Object : Membuka kunci objek
• Unlock All Object : Membuka semua kunci objek
6. Effects :
• Artistic Media : Memberi efek objek artistic media
• Blend : Memberi efek objek blend
• Contour : Memberi efek objek contour
• Envelope : Memberi efek objek envelope
• Extrude : Memberi efek objek extrude
• Bevel : Memberi efek objek bevel
• Lens : Memberi efek objek lensa
7. Text :
• Character Formatting : Memformat teks
• Paragraph Formatting : Memformat paragraph
• Tabs : Memformat tabs
• Columns : Memformat kolom
• Bulets : Memformat bullet
• Drop Cap : Memformat drop cap
• Edit Text : Mengedit text
• Insert Symbol Characters : Memasukan teks symbol
Pengertian Tools Box Pada CorelDRAW X3
Toolbox merupakan kumpulan tombol yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi obyek. Secara default toolbox terletak di bagian kiri lembar kerja. Dengan fasilitas toolbox anda dapat memodifikasi obyek, seperti mengubah bentuk obyek, mendistorsi obyek, mewarnai obyek, memberikan efek-efek tertentu, dan sebagainya .
|
Nama
|
Fungsi
|
|
Pick Tool
|
Digunakan
untuk memilih objek, memindah objek, memutar objek, dan mengubah ukuran objek
|
|
FreehandTool
|
Digunakan
untuk membuat garis bebas seperti halnya Anda menggambar dengan pensil.
|
|
Bezier Tool
|
Digunakan
untuk membuat garis kurva lengkung maupun garis lurus menggunakan titik-titik
hubung objek.
|
|
Crop
|
Digunakan
untuk memotong area objek yang tidak diperlukan.
|
|
ArtisticMedia Tool
|
Digunakan
untuk membuat garis artistik.
|
|
Smart Fill Tool
|
Digunakan
untuk mewarnai objek dan sekaligus membentuk objek baru berdasarkan bentuk
objek yang diberi warna.
|
|
Rectangle Tool
|
Digunakan
untuk menggambar objek persegi panjang atau bujur sangkar.
|
|
Ellipse Tool
|
Digunakan
untuk menggambar objek lingkaran atau elips.
|
|
Basic Shapes
|
Digunakan
untuk menggambar bentuk yang telah disediakan oleh komputer.
|
|
Text Tool
|
Digunakan
untuk menuliskan teks di lembar kerja.
|
|
Interactive Blend Tool
|
Digunakan
untuk membaurkan dua objek atau lebih.
|
|
Eyedropper Tool
|
Digunakan
untuk mengambil warna dari warna objek yang lain.
|
|
Outline Tool
|
Digunakan
untuk mengatur pembuatan garis outline.
|
|
Fill Tool
|
Digunakan
untuk mewarnai bidang objek.
|
|
Interactive Fill Tool
|
Digunakan
untuk mewarnai bidang objek secara interaktif.
|
|
Paintbucket Tool
|
Digunakan
untuk mewarnai sebuah objek setelah Anda mengambil warna dari objek yang lain
menggunakanEyedropper Tool.
|
|
Hand Tool
|
Digunakan
untuk menggeser lembar kerja guna melihat objek-objek yang tidak tampak pada
lembar kerja.
|
|
Zoom Tool
|
Digunakan
untuk mengubah besar kecilnya tampilan lembar kerja dengan berbagai ukuran,
selain juga untuk melihat besar kecilnya bagian objek tertentu.
|
|
Shape Tool
|
Digunakan
untuk mengedit bentuk objek, seperti melengkungkan objek garis kurva,
menggeser dan menghapus node/ titik edit.
|
|
Polygon Tool Digunakan untuk menggambar objekpolygon (segibanyak)
|
|
Smart Drawing Tool
|
Digunakan
untuk menggambar garis bebas yang dapat dikenali sebagai bentuk dasar dan
selanjutnya CorelDRAW secara otomatis akan mengkonvesinya menjadi satu bentuk
objek
|
|
3 Point Curve Tool
|
Digunakan
untuk menggambar garis kurva
|
|
Dimension Tool
|
Digunakan
untuk membuat garis dimensi sebagai alat bantu untuk mengukur panjang atau
tinggi objek.
|
COREL
DRAW X4
CorelDraw adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terakhirnya
versi 14 yang dinamai X4 dirilis pada tahun 2008. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistem operasi Windows
2000 dan yang lebih baru. VersiCorelDRAW untuk Linux dan Mac OS pernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena
tingkat penjualannya rendah.
Versi CorelDRAW X4 memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang ada, di antaranya Quick Start, Table, Smart Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.
Fasilitas Dasar CorelDRAW X4
Quick Start
Pertama kali perangkat lunak CorelDRAW X4 diaktifkan, sistem akan menampilkan kotak dialog welcome. Pada kotak dialog ini, lembar proses yang yang dapat diaktifkan, yaitu:
quick start: aplikasi ini dapat membantu untuk mempermudah mempersiapkan ruang perancangan grafis baru atau pengubahan rancangan grafis yang pernah dibuat sebelumnya.
what’s new: aplikasi yang menginformasikan fasilitas baru yang disediakan pada perangkat lunak CorelDRAW X4.
learning tools: alat yang mempermudah pemakai perangkat lunak CorelDRAWmempelajari fasilitas yang disediakan.
galeri: galeri digunakan untuk mengunjungi situs komunitas pemakaiCorelDRAW. Pada situs tersebut terdapat berbagai rancangan grafis profesional yang menggunakan perangkat lunak CorelDRAW.
updates: aplikasi yang digunakan untuk mengunjungi situs resmi perangkat lunak CorelDRAW untuk berbagai keperluan. Salah satunya, yaitu untuk memperbarui model sistem CorelDRAW.
Hints
Hints berada pada sisi kanan kotak dialog utama sistem. Fasilitas ini memberikan petunjuk apa dan bagaimana memproses suatu objek gambar/teks.
Menu Bar
Menu Bar berada pada bagian atas kotak dialog utama sistem. Sistem menuCorelDRAW X4 menggunakan standar sistem operasi Windows yang sangat memudahkan pemakaian.
Standard Toolbar
Standard toolbar terletak di bawah menu bar. Pada standard toolbar, sistem meletakkan simbol proses cepat. Misalnya terdapat simbol seperti folder untuk membuka suatu data grafis CorelDRAW.
Property Bar
Property bar adalah fasilitas tambahan yang muncul setelah memilih salah satu alat dalam fasilitas toolbox. Tujuannya untuk mempermudah pemakaian alat fasilitas toolbox terpilih. Property bar biasanya berada di bawah standard toolbar.
Toolbox
Toolbox biasanya terletak di bagian paling kiri. Sistem meletakkan sebagian besar alat proses objek gambar/ teks pada fasilitas toolbox. Sistem memberi tanda lipatan pada sisi kanan bawah alat fasilitas toolbox yang memiliki subalat. Untuk menampilkan daftar subalat tersebut dapat dilakukan dengan mengklik dan menahan simbol alat yang bersangkutan.
Status Bar
Sistem meletakkan berbagai informasi pada baris status yang terdapat pada sisi bawah kotak dialog utama. Informasi tersebut berkenaan dengan objek gambar/teks dan/atau alat proses terpilih.
Color Palette
Color palette atau kotak warna terletak di bagian paling kanan kotak dialog utama. Untuk memberi warna pada objek gambar/teks cukup melakukan klik seperti biasa. Sedangkan untuk memberi warna garis, klik kanan pada warna yang dipilih dalam kotak warna.
Dialog Box
Sistem CorelDRAW akan meletakkan sejumlah pilihan proses dari fasilitas yang komplek pada suatu kotak dialog. Fasilitas yang bersangkutan dapat diatur melalui kotak dialog tersebut. Misalnya, pengubahan format objek gambar dari vektor ke bitmap melalui menu bitmaps submenu convert to bitmap.
Docker
Sistem meletakkan sejumlah kotak dialog fasilitas yang (dianggap) sering digunakan dalam bentuk tetap pada sisi kanan kotak dialog. Format tersebut disebut dengan docker. Fasilitas ini dapar ditampilkan melalui menu window submenu docker.
Fixed/Floating Toolbar
Salah satu keistimewaan dari sistem CorelDRAW X4, yaitu fasilitas toolbox kotak warna, menu bar, standard toolbar, dan/atau property bar yang dapat digeser dan ditempatkan di sembarang lokasi.
Operasi Dasar
Objek Garis
Pada sistem CorelDRAW X4, objek garis dapat dibentuk melalui curve tool yang ada pada fasilitas toolbox. Adapun subalat pada fasilitas curve tool berupa:
freehand tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak beraturan.
bezier tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus dan garis yang tidak beraturan secara bersamaan.
artistic media tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek garis artistik. Dalam menentukan bentuk garis artistik tersebut, gunakan simbol yang ada di sisi kiri fasilitas property bar, lalu tentukan spesifikasi konfigurasinya pada sisi kanannya.
pen tool: pemakaian pen tool hampir serupa dengan pemakaian bezier tool.
polyline tool: pemakaian polyline tool hampir sama dengan freehand tool.
3 point curve tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis melingkar dengan mudah dan cepat.
connector tool: alat ini digunakan untuk menghubungkan beberapa objek gambar. Misalnya, membentuk garis penghubung alur diagram.
dimension tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis dimensi vertikal, horizontal, diagonal, dan sebagainya. Untuk membentuk garis dimensi horizontal/vertikal secara otomatis, gunakan simbol auto aimension tool yang terdapat di sisi kiri fasilitas property bar ketika alat ini aktif.
Objek Gambar
Di dalam CorelDRAW, berbagai bentuk objek gambar dapat dibuat. Berikut ini merupakan fasilitas toolbox yang berguna membentuk berbagai objek gambar:
rectangle tool: alat ini dapat digunakan untuk membentuk objek persegi panjang atau persegi.
ellipse tool: alat ini digunakan untuk membentuk objek lingkaran/elips.
object tool: alat ini dapat mempermudah/mempercepat proses pembentukan objek poligon, bintang, spiral, dan tabel.
perfect shape tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek gambar spesifik secara mudah dan cepat. Misalnya, objek jajar genjang, balon, simbol diagram alur, panah, dan lain sebagainya.
table tool: alat ini dapat digunakan untuk membuat tabel dalam format persegi atau persegi panjang. Tabel ini tidak hanya dapat dimasukkan tulisan/teks, tetapi dapat juga dimasukkan gambar ke dalamnya. Alat ini bisa digunakan untuk membuat kartu pos, brosur, dan lain-lain.
Smart Drawing
Menggambar pintar adalah aplikasi baru yang ada pada CorelDRAW X4. Smartdrawing tool yang ada pada smart tool dapat digunakan untuk membentuk objek gambar dari sketsanya.
Objek Teks
Objek teks merupakan unsur yang paling sering digunakan pada rancangan grafis. Ada yang membuatnya sebagai logo, teks artistik, bahkan mengubah objek teks menjadi objek gambar.
Objek teks dapat dibuat melalui text tool yang terdapat pada toolbox. Setelah itu, objek teks dapat diproses melalui pick tools. Objek teks dapat diproses sehingga membentuk bayangan, menjadi format 3D, dan lain-lain.
Objek 2D Menjadi 3D
CorelDRAW X4 memiliki fasilitas untuk mengubah objek taks/gambar 2D menjadi 3D. Fasilitas yang dapat digunakan untuk membentuk objek 2D menjadi 3D adalah sebagai berikut:
extrude: pada fasilitas toolbox terdapat interactive extrude tool di dalam interactive effects tool. Setelah diaktifkan, format 3D dapat diatur melalui bagian presets yang ada pada fasilitas property bar.
bevel: bevel merupakan subalat untuk membentuk sudut dari suatu objek gambar/teks. Bevel akan muncul dalam property bar setelah mengaktifkan interactive extrude tool.
contour: fasilitas contour di dalam CorelDRAW X4 disediakan untuk membuat salinan dari suatu objek gambar/teks ke bagian dalam/luarnya. Contour dapat digunakan untuk menimbulkan efek 3D dari suatu objek gambar/teks dengan cara mengubah warna sisinya.
gradasi warna: gradasi warna dapat dibentuk menggunakan fill tool, interactive fill tool, atau mesh fill.
efek bayangan: CorelDRAW menyediakan interactive drop shadow yang merupakan subalat dari interactive effects tool untuk membuat efek bayangan dari objek gambar/teks.
Warna
Pilihan warna terdapat dalam kotak warna. Namun, ada beberapa cara untuk memberi warna pada objek gambar/teks, yaitu sebagai berikut:
fill & outline: pada fasilitas toolbox, sistem menyediakan fill tool untuk mengatur isi objek gambar/teks. Sedangkan untuk mengatur garis pembentuknya, sistem menyediakan outline tool.
eyedropper & paintbucket tool: eyedropper tool digunakan untuk mengambil spesifikasi warna atau atribut (properti, transformasi, dan efek) suatu objek gambar/teks. Setelah itu, gunakan paintbucket tool untuk menyalin data tersebut pada objek gambar/teks lainnya.
smart fill: smart fill tool dapat mengisi warna pada sembarang bidang tertutup. Misalnya pada perpotongan suatu objek tertentu.
Objek Artistik
Objek artistik dapat berupa teks atau gambar. Dengan menggunakan alat tertentu, suatu objek teks/gambar dapat terlihat berbeda dari biasa. Objek artistik terdiri dari:
garis artistik (Objek Teks): teks yang artistik dapat dibuat melalui artistic media tool yang ada pada toolbox. Teks apapun dapat dibuat karena penggunaanya seperti menggambar atau menulis dengan bolpoin.
garis artistik (objek gambar): gambar artistik yang dihasilkan melalui artistic media tool adalah seperti sketsa gambar. Penggunaannya sama dengan membuat garis artistik untuk objek teks.
efek distorsi: CorelDRAW menyediakan interactive distort tool di dalam interactive effects tool. Efek distorsi dapat diaplikasikan untuk objek gambar/teks sehingga dapat terlihat lebih artistik.
smudge brush (objek baru): melalui smudge brush tool, suatu sisi objek gambar dapat ditarik sehingga akan membentuk gambar yang baru sesuai dengan keinginan. Subalat ini dapat diakses melalui shape edit tool.
Versi CorelDRAW X4 memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang ada, di antaranya Quick Start, Table, Smart Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.
Fasilitas Dasar CorelDRAW X4
Quick Start
Pertama kali perangkat lunak CorelDRAW X4 diaktifkan, sistem akan menampilkan kotak dialog welcome. Pada kotak dialog ini, lembar proses yang yang dapat diaktifkan, yaitu:
quick start: aplikasi ini dapat membantu untuk mempermudah mempersiapkan ruang perancangan grafis baru atau pengubahan rancangan grafis yang pernah dibuat sebelumnya.
what’s new: aplikasi yang menginformasikan fasilitas baru yang disediakan pada perangkat lunak CorelDRAW X4.
learning tools: alat yang mempermudah pemakai perangkat lunak CorelDRAWmempelajari fasilitas yang disediakan.
galeri: galeri digunakan untuk mengunjungi situs komunitas pemakaiCorelDRAW. Pada situs tersebut terdapat berbagai rancangan grafis profesional yang menggunakan perangkat lunak CorelDRAW.
updates: aplikasi yang digunakan untuk mengunjungi situs resmi perangkat lunak CorelDRAW untuk berbagai keperluan. Salah satunya, yaitu untuk memperbarui model sistem CorelDRAW.
Hints
Hints berada pada sisi kanan kotak dialog utama sistem. Fasilitas ini memberikan petunjuk apa dan bagaimana memproses suatu objek gambar/teks.
Menu Bar
Menu Bar berada pada bagian atas kotak dialog utama sistem. Sistem menuCorelDRAW X4 menggunakan standar sistem operasi Windows yang sangat memudahkan pemakaian.
Standard Toolbar
Standard toolbar terletak di bawah menu bar. Pada standard toolbar, sistem meletakkan simbol proses cepat. Misalnya terdapat simbol seperti folder untuk membuka suatu data grafis CorelDRAW.
Property Bar
Property bar adalah fasilitas tambahan yang muncul setelah memilih salah satu alat dalam fasilitas toolbox. Tujuannya untuk mempermudah pemakaian alat fasilitas toolbox terpilih. Property bar biasanya berada di bawah standard toolbar.
Toolbox
Toolbox biasanya terletak di bagian paling kiri. Sistem meletakkan sebagian besar alat proses objek gambar/ teks pada fasilitas toolbox. Sistem memberi tanda lipatan pada sisi kanan bawah alat fasilitas toolbox yang memiliki subalat. Untuk menampilkan daftar subalat tersebut dapat dilakukan dengan mengklik dan menahan simbol alat yang bersangkutan.
Status Bar
Sistem meletakkan berbagai informasi pada baris status yang terdapat pada sisi bawah kotak dialog utama. Informasi tersebut berkenaan dengan objek gambar/teks dan/atau alat proses terpilih.
Color Palette
Color palette atau kotak warna terletak di bagian paling kanan kotak dialog utama. Untuk memberi warna pada objek gambar/teks cukup melakukan klik seperti biasa. Sedangkan untuk memberi warna garis, klik kanan pada warna yang dipilih dalam kotak warna.
Dialog Box
Sistem CorelDRAW akan meletakkan sejumlah pilihan proses dari fasilitas yang komplek pada suatu kotak dialog. Fasilitas yang bersangkutan dapat diatur melalui kotak dialog tersebut. Misalnya, pengubahan format objek gambar dari vektor ke bitmap melalui menu bitmaps submenu convert to bitmap.
Docker
Sistem meletakkan sejumlah kotak dialog fasilitas yang (dianggap) sering digunakan dalam bentuk tetap pada sisi kanan kotak dialog. Format tersebut disebut dengan docker. Fasilitas ini dapar ditampilkan melalui menu window submenu docker.
Fixed/Floating Toolbar
Salah satu keistimewaan dari sistem CorelDRAW X4, yaitu fasilitas toolbox kotak warna, menu bar, standard toolbar, dan/atau property bar yang dapat digeser dan ditempatkan di sembarang lokasi.
Operasi Dasar
Objek Garis
Pada sistem CorelDRAW X4, objek garis dapat dibentuk melalui curve tool yang ada pada fasilitas toolbox. Adapun subalat pada fasilitas curve tool berupa:
freehand tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak beraturan.
bezier tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus dan garis yang tidak beraturan secara bersamaan.
artistic media tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek garis artistik. Dalam menentukan bentuk garis artistik tersebut, gunakan simbol yang ada di sisi kiri fasilitas property bar, lalu tentukan spesifikasi konfigurasinya pada sisi kanannya.
pen tool: pemakaian pen tool hampir serupa dengan pemakaian bezier tool.
polyline tool: pemakaian polyline tool hampir sama dengan freehand tool.
3 point curve tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis melingkar dengan mudah dan cepat.
connector tool: alat ini digunakan untuk menghubungkan beberapa objek gambar. Misalnya, membentuk garis penghubung alur diagram.
dimension tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis dimensi vertikal, horizontal, diagonal, dan sebagainya. Untuk membentuk garis dimensi horizontal/vertikal secara otomatis, gunakan simbol auto aimension tool yang terdapat di sisi kiri fasilitas property bar ketika alat ini aktif.
Objek Gambar
Di dalam CorelDRAW, berbagai bentuk objek gambar dapat dibuat. Berikut ini merupakan fasilitas toolbox yang berguna membentuk berbagai objek gambar:
rectangle tool: alat ini dapat digunakan untuk membentuk objek persegi panjang atau persegi.
ellipse tool: alat ini digunakan untuk membentuk objek lingkaran/elips.
object tool: alat ini dapat mempermudah/mempercepat proses pembentukan objek poligon, bintang, spiral, dan tabel.
perfect shape tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek gambar spesifik secara mudah dan cepat. Misalnya, objek jajar genjang, balon, simbol diagram alur, panah, dan lain sebagainya.
table tool: alat ini dapat digunakan untuk membuat tabel dalam format persegi atau persegi panjang. Tabel ini tidak hanya dapat dimasukkan tulisan/teks, tetapi dapat juga dimasukkan gambar ke dalamnya. Alat ini bisa digunakan untuk membuat kartu pos, brosur, dan lain-lain.
Smart Drawing
Menggambar pintar adalah aplikasi baru yang ada pada CorelDRAW X4. Smartdrawing tool yang ada pada smart tool dapat digunakan untuk membentuk objek gambar dari sketsanya.
Objek Teks
Objek teks merupakan unsur yang paling sering digunakan pada rancangan grafis. Ada yang membuatnya sebagai logo, teks artistik, bahkan mengubah objek teks menjadi objek gambar.
Objek teks dapat dibuat melalui text tool yang terdapat pada toolbox. Setelah itu, objek teks dapat diproses melalui pick tools. Objek teks dapat diproses sehingga membentuk bayangan, menjadi format 3D, dan lain-lain.
Objek 2D Menjadi 3D
CorelDRAW X4 memiliki fasilitas untuk mengubah objek taks/gambar 2D menjadi 3D. Fasilitas yang dapat digunakan untuk membentuk objek 2D menjadi 3D adalah sebagai berikut:
extrude: pada fasilitas toolbox terdapat interactive extrude tool di dalam interactive effects tool. Setelah diaktifkan, format 3D dapat diatur melalui bagian presets yang ada pada fasilitas property bar.
bevel: bevel merupakan subalat untuk membentuk sudut dari suatu objek gambar/teks. Bevel akan muncul dalam property bar setelah mengaktifkan interactive extrude tool.
contour: fasilitas contour di dalam CorelDRAW X4 disediakan untuk membuat salinan dari suatu objek gambar/teks ke bagian dalam/luarnya. Contour dapat digunakan untuk menimbulkan efek 3D dari suatu objek gambar/teks dengan cara mengubah warna sisinya.
gradasi warna: gradasi warna dapat dibentuk menggunakan fill tool, interactive fill tool, atau mesh fill.
efek bayangan: CorelDRAW menyediakan interactive drop shadow yang merupakan subalat dari interactive effects tool untuk membuat efek bayangan dari objek gambar/teks.
Warna
Pilihan warna terdapat dalam kotak warna. Namun, ada beberapa cara untuk memberi warna pada objek gambar/teks, yaitu sebagai berikut:
fill & outline: pada fasilitas toolbox, sistem menyediakan fill tool untuk mengatur isi objek gambar/teks. Sedangkan untuk mengatur garis pembentuknya, sistem menyediakan outline tool.
eyedropper & paintbucket tool: eyedropper tool digunakan untuk mengambil spesifikasi warna atau atribut (properti, transformasi, dan efek) suatu objek gambar/teks. Setelah itu, gunakan paintbucket tool untuk menyalin data tersebut pada objek gambar/teks lainnya.
smart fill: smart fill tool dapat mengisi warna pada sembarang bidang tertutup. Misalnya pada perpotongan suatu objek tertentu.
Objek Artistik
Objek artistik dapat berupa teks atau gambar. Dengan menggunakan alat tertentu, suatu objek teks/gambar dapat terlihat berbeda dari biasa. Objek artistik terdiri dari:
garis artistik (Objek Teks): teks yang artistik dapat dibuat melalui artistic media tool yang ada pada toolbox. Teks apapun dapat dibuat karena penggunaanya seperti menggambar atau menulis dengan bolpoin.
garis artistik (objek gambar): gambar artistik yang dihasilkan melalui artistic media tool adalah seperti sketsa gambar. Penggunaannya sama dengan membuat garis artistik untuk objek teks.
efek distorsi: CorelDRAW menyediakan interactive distort tool di dalam interactive effects tool. Efek distorsi dapat diaplikasikan untuk objek gambar/teks sehingga dapat terlihat lebih artistik.
smudge brush (objek baru): melalui smudge brush tool, suatu sisi objek gambar dapat ditarik sehingga akan membentuk gambar yang baru sesuai dengan keinginan. Subalat ini dapat diakses melalui shape edit tool.
COREL DRAW X5
Mengenal beberapa tool corel draw x5
Adalah
salah satu bar pada coreldraw yang merupakan nama file pada aplikasi aktif
suatu halaman kerja. Dimana pada saat Anda pertama kali membuka halaman baru,
nama file tersebut adalah CorelDraw X5 [Untitled 1]. Dan nama
file tersebut akan berubah secara otomatis setelah Anda menyimpan atau
melakukan save pada kotak dialog save drawing dalam kotak file name halaman
kerja tersebut sesuai dengan nama yang telah Anda beri.
Pada title bar bagian sebelah kanan terdapat tiga tombol control, yaitu:
Pada title bar bagian sebelah kanan terdapat tiga tombol control, yaitu:
minimize, berfungsi untuk menyembunyikan sementara aplikasi coreldraw
pada layar dan menyimpannya di bar windows.
Restore down/maximize, berfungsi untuk memperkecil tampilan
aplikasi coreldraw pada layar dan mengembalikannya ke halaman penuh pada layar.
Close, berfungsi untuk menutup aplikasi coreldraw.
B. Menu Bar
Adalah beberapa perintah pada coreldraw yang didalamnya terdapat submenu kumpulan perintah lain. Anda bisa menggunakannya dengan cara klik menu yang Anda perlukan atau menggunakan tombol shortcut dengan keyboard. Misalnya Anda akan membuka halaman baru, maka yang Anda lakukan disini adalah dengan cara klik menu File, lalu pilih submenuOpen. Atau dengan menekan dan menahan tombol Ctrl lalu tekan O pada keyboard(Ctrl+O).
C. Toolbar
Adalah beberapa perintah berupa icon gambar dengan tampilan sesuai fungsinya yang tersedia dalam menu bar.
Adalah beberapa perintah pada coreldraw yang didalamnya terdapat submenu kumpulan perintah lain. Anda bisa menggunakannya dengan cara klik menu yang Anda perlukan atau menggunakan tombol shortcut dengan keyboard. Misalnya Anda akan membuka halaman baru, maka yang Anda lakukan disini adalah dengan cara klik menu File, lalu pilih submenuOpen. Atau dengan menekan dan menahan tombol Ctrl lalu tekan O pada keyboard(Ctrl+O).
C. Toolbar
Adalah beberapa perintah berupa icon gambar dengan tampilan sesuai fungsinya yang tersedia dalam menu bar.
D. Toolbox
Adalah salah satu jenis toolbar yang berfungsi untuk membuat atau mengedit gambar. Diantara tool-tool yang terdapat dalam toolbox, ada beberapa tool yang memiliki flyout menu dengan ditandai sebuah gambar tanda panah kecil di pojok kanan bawah pada tool tersebut. Untuk menampilkan flyout menu tersebut Anda bisa melakukannya dengan cara klik dan menahannya beberapa saat hingga keluar tool baru yang tersembunyi di dalamnya.
Dibawah
ini adalah penjelasan fungsi tool yang berada dalam toolbox:
a. Pick Tool (V)
Berfungsi
untuk memilih, memiringkan / memutar, serta mengubah ukuran gambar.
b. Shape Edit Tool
Shape Tool (F10), berfungsi untuk merubah bentuk gambar.
Smudge Brush Tool, berfungsi untuk membuat efek distorsi
pada obyek garis.
Roughen Brush Tool, berfungsi untuk mengubah bagian outline
pada garis vektor dari sebuah gambar.
Free Transform Tool (E), berfungsi untuk memutar gambar dengan
bebas.
c. Croop Tool
Croop Tool, berfungsi untuk memotong dan mengambil bagian gambar yang
terseleksi dari gambar bitmap, dan membuang bagian gambar yang tidak
terseleksi.
Knife Tool (C), berfungsi untuk memotong gambar.
Eraser Tool (X), berfungsi untuk menghapus bagian dari
sebuah gambar yang tidak diperlukan.
Firtual Segment Delete, berfungsi untuk memotong bagian gambar yang
berpotongan dengan gambar lain.
d. Zoom Tool
Zoom Tool (Z), berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil tampilan
gambar.
Pan Tool (H), berfungsi untuk memindahkan tampilan gambar pada layar.
e. Freehand Tool
Freehand Tool, berfungsi untuk menggambar kurva dan segmen
garis lurus.
2-Point Line Tool, berfungsi untuk menggambar garis lurus dengan
cara menariknya dari titik awal ke titik akhir.
Bezier Tool, berfungsi untuk menggambar kurva satu segmen pada satu
waktu.
Artistic Media Tool (I), berfungsi untuk menambahkan brush,
menyemprot, serta menambahkan efek kaligrafi dengan menggunakan freehand
stroke.
Pen Tool, berfungsi untuk menggambar kurva dalam segmen, dan setiap
segmen preview gambar.
B-Spline Tool, berfungsi untuk menggambar garis lengkung dengan menetapkan
titik kontrol yang membentuk kurva.
Polyline Tool, berfungsi untuk menggambar kurva yang terhubung, dan garis
lurus dalam satu tindakan berkesinambungan.
3-Point Curve, menggambar kurva dengan menariknya dari titik awal ke titik
akhir kemudian menuju posisi titik pusat.
f. Smart Fill Tool
Smart Fill Tool, berfungsi untuk membuat obyek dari dua gambar
yang tupang tindih dan menerapkan obyek tersebut.
Smart Drawing (Shift+S), berfungsi untuk mengkonversi freehand stroke dengan membentuk dasar-dasar atau kurva yang
diperhalus.
g. Rectangle Tool (F6)
Rectangle Tool (F6), berfungsi untuk menggambar kotak dan persegi panjang dengan menariknya
dalam halaman gambar.
3-Point Rectangle, berfungsi untuk menggambar kotak dan persegi panjang dengan dasar 3 titik.
Yaitu dengan menariknya dari titik awal ke titik akhir kemudian menuju posisi
titik pusat.
h. Ellips Tool (F7)
Ellips Tool (F7), berfungsi untuk menggambar objek berbentuk lingkaran dan elips dengan
menariknya dalam halaman gambar.
3-Point Ellips, berfungsi untuk menggambar objek berbentuk lingkaran dan elips dengan dasar
3 titik. Yaitu dengan menariknya dari titik awal ke titik akhir kemudian menuju
posisi titik pusat.
i. Polygon Tool (Y)
Polygon Tool (Y), berfungsi untuk menggambar poligon dengan menariknya dalam halaman
gambar.
Star Tool, berfungsi untuk menggambar objek berbentuk bintang.
Complex Star Tool, berfungsi untuk menggambar bintang yang memiliki sisi berpotongan.
Graph Paper Tool(D), berfungsi untuk menggambar grid.
Spiral Tool (A), berfungsi untuk menggambar spiral simetris dan logaritmik.
j. Basic Shapes Tool
Basic Shapes Tool, berfungsi untuk menggambar objek berbentuk lingkaran, silinder, hati dan
sebagainya.
Arrow Shapes Tool, berfungsi untuk membuat gambar objek berbentuk anak panah dengan berbagai
arah.
Flowchart Shapes Tool, berfungsi untuk menggambar simbol flowchart.
Banner Shapes, berfungsi untuk membuat gambar objek berbentuk pita dan ledakan.
Callout Shapes, berfungsi untuk membuat gambar objek berbentuk gelembung atau label yang
biasanya dibuat untuk keterangan sesuatu.
k. Text Tool (F8)
Berfungsi untuk membuat dan mengedit teks /
tulisan dan paragraf.
l. Table Tool
Berfungsi untuk membuat, memilih dan mengedit
gambar tabel.
m. Parallel Dimension Tool
Parallel Dimension Tool, berfungsi untuk menggambar garis miring dimensi.
Horizontal or Vertical Dimension Tool, berfungsi untuk membuat gambar horizontal atau vertical dimensi.
Angular Dimension Tool, berfungsi untuk menggambar garis dimensi sudut.
Segment Dimension Tool, berfungsi untuk menampilkan jarak antara node terakhir pada
segmen tunggal atau beberapa.
3-Point Callout, berfungsi untuk menggambar callout dengan dua segmen garis
terdepan.
n. Straight-Line Connector Tool
Straight-Line Connector Tool, berfungsi untuk menggambar garis lurus untuk menghubungkan dua buah
objek.
Right-Angle Connector Tool, berfungsi untuk membuat gambar sudut kanan untuk menghubungkan dua
buah objek.
Right-Angle Round Connector Tool, berfungsi untuk menggambar sudut siku-siku dengan sudut ronded
untuk menghubungkan dua buah objek.
Edit Anchor, berfungsi untuk memodifikasi titik garis konektor dalam gambar.
o. Blend Tool
Blend Tool, campuran objek dengan menciptakan perkembangan objek peralihan dan warna.
Contour Tool, berfungsi untuk menerapkan serangkaian bentuk konsentris yang
menyebar ke dalam atau keluar obyek.
Distort Tool, berfungsi untuk transportasi objek dengan menerapkan push dan
pull, zipper atau efek twister.
Drop Shadow Tool, berfungsi untuk menambah efek bayangan dibelakang atau di bawah sebuah
gambar.
Envelope Tool, berfungsi untuk mengubah bentuk objek dengan menerapkan dan menyeret
node.
Extrude Tool, berfungsi untuk menerapkan efek 3D untuk objek dalam menciptakan
ilusi kedalaman.
Transparency Tool, berfungsi untuk mengungkap area gambar dibawah objek.
p. Color Eyedropper Tool
Color Eyedropper Tool, berfungsi untuk menunjukan sampel warna dan menerapkannya pada objek.
Attribute Eyedropper Tool, berfungsi untuk menyalin objek atribut seperti isi, outline, ukuran,
dan efek, serta menerapkannya ke objek lain.
q. Outline Pen (F12)
Outine Pen (F12), berfungsi untuk menetapkan garis besar sifat seperti ketebalan baris,
sudut bentuk dan jenis arrow.
Outline Colors (Shift+F12), berfungsi untuk memilih warna outline dengan menggunakan color viewer dan
color palettes.
No Outline, berfungsi untuk menghapus outline dari objek yang dipilih.
Hairline Outline, berfungsi untuk membuat outline tipis pada sebuah objek.
Color, berfungsi untuk menetapkan pilihan warna secara detail untuk sebuah gambar
yang dipilih.
r. Fill Tool
Uniform Fill (Shift+F11), berfungsi untuk memilih warna isi yang solid untuk suatu benda dengan
menggunakan color palettes, color viewers, color harmonies, atau color blends.
Fountain Fill (F11), berfungsi untuk mengisi objek dengan sebuah gradien warna atau bayangan.
Pattern Fill, berfungsi untuk menerapkan pola preset pattern fill ke objek
atau membuat pola kustom pattern fill.
Texture Fill, berfungsi untuk menerapkan preset texture Fill pada objek untuk
menciptakan ilusi dari berbagai tekstur, seperti air, awan dan batu.
PostScript Fill, berfungsi untuk menerapkan tekstur yang cukup rumit untuk obyek.
No Fill, berfungsi untuk menghapus fill pada objek.
Color, berfungsi untuk mengatur pilihan warna pada sebuah objek.
s. Interactive Fill Tool
Interactive Fill Tool (G), berfungsi untuk membuat fill secara dinamis dengan menggunakan penanda di halaman
gambar dan property bar untuk mengubah sudut, titik tengah, dan warna.
Mesh Fill (M), berfungsi untuk mengisi sebuah objek dengan cara pencampuran
beberapa warna atau bayangan diatur grid mesh.
E. Ruler
Terdapat
dua macam ruler pada coreldraw, yaitu ruler vertikal dan ruler horizontal.
Masing-masing ruler tersebut dapat membuat sebuah guideline dengan cara menarik
atau dragging menggunakan Pick Tool ke posisi yang di butuhkan
dalam halaman gambar.
F. Guidelines
Berfungsi
untuk mengatur penempatan objek gambar pada halaman. Ada 3 macam guideline yang
terdiri dari horizontal, vertical, dan miring. Anda dapat mengaturnya dengan
memberi warna, memilih, memindahkan, memutar, mengunci, dan lain-lain sesuai
dengan keperluan.
G. Status Bar
Berfungsi untuk menampilkan berbagai informasi yang berhubungan dengan desain yang sedang dikerjakan.
H. Color Palette
Berfungsi untuk mengubah warna fill atau outline sebuah objek berupa pilihan warna yang tersedia.
Berfungsi untuk menampilkan berbagai informasi yang berhubungan dengan desain yang sedang dikerjakan.
H. Color Palette
Berfungsi untuk mengubah warna fill atau outline sebuah objek berupa pilihan warna yang tersedia.
Corel
Draw adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah
perusahaan perangkat lunak yang bermarkas diOttawa, Kanada. Versi
terakhirnya versi 15 yang dinamai X5 dirilis pada tanggal 23 Februari 2008. Corel Draw
pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistem operasi Windows 2000 dan
yang lebih baru. Versi Corel Draw untuk Linux dan Mac OS pernah
dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah.
Versi
CorelDRAW X5 memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru
yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang
ada, di antaranya Quick Start, Table, Smart
Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.
Berikut Fasilitas Dasar Corel Draw :
Quick Start
Pertama
kali perangkat lunak CorelDRAW diaktifkan, sistem akan
menampilkan kotak dialog welcome. Pada kotak
dialog ini, lembar proses yang yang dapat diaktifkan, yaitu:
quick
start: aplikasi ini dapat membantu untuk mempermudah mempersiapkan
ruang perancangan grafis baru
atau pengubahanrancangan grafis yang pernah dibuat sebelumnya.
what’s
new: aplikasi yang menginformasikan fasilitas baru
yang disediakan pada perangkat lunak CorelDRAW X4.
learning
tools: alat yang
mempermudah pemakai perangkat lunak CorelDRAW mempelajari fasilitas yang
disediakan.
galeri: galeri
digunakan untuk mengunjungi situs komunitas pemakai
CorelDRAW. Pada situs tersebut terdapat berbagai rancangan grafis profesional yang
menggunakan perangkat lunak CorelDRAW.
updates: aplikasi
yang digunakan untuk mengunjungi situs resmi
perangkat lunak CorelDRAW untuk berbagai keperluan. Salah satunya, yaitu untuk
memperbarui model sistem
CorelDRAW.
Hints
Hints
berada pada sisi kanan kotak dialog utama sistem. Fasilitas ini memberikan
petunjuk apa dan bagaimana memproses suatu objekgambar/teks.
Menu Bar
Menu
Bar berada pada bagian atas kotak dialog utama sistem. Sistem menu CorelDRAW X4
menggunakan standar sistem operasiWindows yang
sangat memudahkan pemakaian.
Standard Toolbar
Standard
toolbar terletak di bawah menu bar. Pada standard toolbar, sistem
meletakkan simbol proses
cepat. Misalnya terdapat simbol seperti folder untuk membuka suatu data grafis
CorelDRAW.
Property Bar
Property
bar adalah fasilitas tambahan yang muncul setelah memilih salah satu alat dalam
fasilitas toolbox. Tujuannya untuk mempermudah pemakaian alat fasilitas toolbox
terpilih. Property bar biasanya berada di bawah standard toolbar..
Toolbox
Toolbox
biasanya terletak di bagian paling kiri. Sistem meletakkan sebagim
memberi tanda lipatan
pada sisi kanan bawah alat fasilitas toolbox yang memiliki subalat. Untuk
menampilkan daftar subalat tersebut dapat dilakukan dengan mengklik dan menahan
simbol alat yang bersangkutan.Jika kita masuk ke corel nanti error tak usa h
diulangulang masuk-masuk terus,biar error toolbok,toolbar aneh tak seperti
biasanya.
Status Bar
Sistem
meletakkan berbagai informasi pada
baris status yang terdapat pada sisi bawah kotak
dialog utama. Informasi tersebut berkenaan dengan objek gambar/teks dan/atau alat proses terpilih.
Color Palette
Color
palette atau
kotak warna terletak
di bagian paling kanan kotak dialog utama. Untuk memberi warna pada objek
gambar/teks cukup melakukan klik seperti biasa. Sedangkan untuk memberi
warna garis, klik kanan pada warna yang dipilih dalam
kotak warna.
Dialog Box
Sistem
CorelDRAW akan meletakkan sejumlah pilihan proses dari fasilitas yang komplek
pada suatu kotak dialog. Fasilitas yang bersangkutan dapat diatur melalui kotak
dialog tersebut. Misalnya, pengubahan format objek gambar dari vektor ke bitmap melalui
menu bitmaps submenu convert to bitmap.
Docker
Sistem
meletakkan sejumlah kotak dialog fasilitas yang (dianggap) sering digunakan
dalam bentuk tetap pada sisi kanan kotak
dialog. Format tersebut disebut dengan docker. Fasilitas ini dapar ditampilkan
melalui menu window
submenu docker.
Fixed/Floating Toolbar
Salah
satu keistimewaan dari sistem CorelDRAW X4, yaitu fasilitas toolbox kotak
warna, menu bar, standard toolbar, dan/atau property bar yang dapat digeser dan
ditempatkan di sembarang lokasi. [1]
Operasi Dasar
Objek Garis
Pada
sistem CorelDRAW X4, objek garis dapat dibentuk melalui curve tool yang ada pada
fasilitas toolbox. Adapun subalat pada fasilitas curve tool berupa:
freehand
tool:
alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak
beraturan.
bezier
tool:
alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus dan garis yang tidak
beraturan secara bersamaan.
artistic
media tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek garis
artistik. Dalam menentukan bentuk garis artistik tersebut, gunakan simbol yang
ada di sisi kiri fasilitas property bar, lalu tentukan spesifikasi konfigurasinya pada sisi
kanannya.
pen
tool:
pemakaian pen tool hampir serupa dengan pemakaian bezier tool.
polyline
tool:
pemakaian polyline tool hampir sama dengan freehand tool.
3
point curve tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis melingkar dengan mudah
dan cepat.
connector
tool:
alat ini digunakan untuk menghubungkan beberapa objek gambar. Misalnya,
membentuk garis penghubung alur diagram.
dimension
tool:
alat ini digunakan untuk membentuk garis dimensi vertikal, horizontal,
diagonal, dan sebagainya. Untuk membentuk garis dimensi horizontal/vertikal
secara otomatis, gunakan simbol auto aimension tool yang terdapat di sisi kiri
fasilitas property bar ketika alat ini aktif.
Brosur
Brosur, pamflet, atau buklet adalah terbitan tidak berkala yang dapat terdiri dari satu hingga sejumlah kecil halaman, tidak terkait dengan terbitan lain, dan selesai dalam sekali terbit. Halamannya sering dijadikan satu (antara lain dengan stapler, benang, atau kawat), biasanya memiliki sampul, tapi tidak menggunakan jilid keras. Menurut definisi UNESCO, brosur adalah terbitan tidak berkala yang tidak dijilid keras, lengkap (dalam satu kali terbitan), memiliki paling sedikit 5 halaman tetapi tidak lebih dari 48 halaman, di luar perhitungan sampul.[1]
Di Inggris dari abad ke-16 hingga abad ke-18, istilah pamphlet digunakan untuk ringkasan risalah yang kontroversial mengenai topik-topik aktual, umumnya berhubungan dengan agama atau politik.[1]
Bentuk dan isi
Bila
terdiri dari satu halaman, brosur atau pamflet umumnya dicetak pada kedua sisi,
dan dilipat dengan pola lipatan tertentu hingga membentuk sejumlah panel yang
terpisah. Pamflet yang hanya terdiri dari satu lembar/halaman sering
disebut selebaran (bahasa
Inggris: leaflet, flier, atau flyer). Selain itu, brosur yang
memuat informasi tentang produk disebut juga sebagai katalog produk atau
sering hanya disebut katalog.
Brosur atau pamflet memuat informasi atau penjelasan tentang suatu produk, layanan, fasilitas umum, profil perusahaan, sekolah, atau dimaksudkan sebagai sarana beriklan. Informasi dalam brosur ditulis dalam bahasa yang ringkas, dan dimaksudkan mudah dipahami dalam waktu singkat. Brosur juga didesain agar menarik perhatian, dan dicetak di atas kertas yang baik dalam usaha membangun citra yang baik terhadap layanan atau produk tersebut.
Buklet sering memiliki sampul, halaman judul, dijilid, dan memiliki jumlah halaman lebih banyak dari pamflet. Bentuknya sering terlihat seperti buku berukuran kecil. Berbeda dengan brosur atau pamflet, buklet bukan merupakan sarana beriklan secara langsung.
Sejumlah produk konsumen seperti barang elektronik, sering menyertakan buklet berisi spesifikasi produk atau penjelasan cara penggunaan. Buklet yang menyertai barang elektronik kadang-kadang memiliki jumlah halaman yang banyak dan tidak untuk habis dibaca dalam satu kali kesempatan. Album rekaman, seperti kaset atau CD sering menyertakan buklet yang berisi lirik lagu, foto, dan nama-nama artis pendukung.
Brosur atau pamflet memuat informasi atau penjelasan tentang suatu produk, layanan, fasilitas umum, profil perusahaan, sekolah, atau dimaksudkan sebagai sarana beriklan. Informasi dalam brosur ditulis dalam bahasa yang ringkas, dan dimaksudkan mudah dipahami dalam waktu singkat. Brosur juga didesain agar menarik perhatian, dan dicetak di atas kertas yang baik dalam usaha membangun citra yang baik terhadap layanan atau produk tersebut.
Buklet sering memiliki sampul, halaman judul, dijilid, dan memiliki jumlah halaman lebih banyak dari pamflet. Bentuknya sering terlihat seperti buku berukuran kecil. Berbeda dengan brosur atau pamflet, buklet bukan merupakan sarana beriklan secara langsung.
Sejumlah produk konsumen seperti barang elektronik, sering menyertakan buklet berisi spesifikasi produk atau penjelasan cara penggunaan. Buklet yang menyertai barang elektronik kadang-kadang memiliki jumlah halaman yang banyak dan tidak untuk habis dibaca dalam satu kali kesempatan. Album rekaman, seperti kaset atau CD sering menyertakan buklet yang berisi lirik lagu, foto, dan nama-nama artis pendukung.
COREL
DRAW X6
1. Title Bar
2. Menu Bar
Menu Bar di Coreldraw X6 dibuat untuk navigasi-navigasi yang berguna untuk mempercepat navigasi kita dalam menggunakan coreldraw dan untuk memberikan efek-efek pada desain tersebut. dan lain-lain.
3. Toolbar Standard
Standard Toolbar biasanya kegunaan dari Toolbar standard ini yang biasanya kita gunakan agar lebih cepat misalnya icon "save" berfungsi untuk menyimpan, dengan toolbar standard kita bisa mengklik icon tersebut untuk menyimpanya. dan New Document, membuka document.
4. Property Bar
Property Bar dalam CorelDRAW, berguna untuk memunculkan fungsi-fungsi pada salah satu objek/gambar yang aktif pada tool box dan akan menyesuaikan dengan salah satu alat yang sedang aktif.
5. Rulers
Rulers pada coreldraw berguna untuk mengetahui
jarak panjang, pada umumnya default Coreldraw biasanya memakai Millimeters,
anda juga bisa mengganti keinginan
anda, kita bisa merubahnya ke cm, Inches, Pixel, bahkan bisa juga kilometer.
6. Zoom Tool
Zoom
tool berfungsi untuk memperbesas level dari gambar di coreldraw, untuk
zoom tool lebih spesifik kita gunakan di property bar agar lebih cepat.
anda juga bisa menScrool mouse anda untuk cara lebih cepatnya lagi.
7. Tool Box
|
Awalul_hasani
|
Tool Box
bergungsi untuk menampilkan alat-alat pembuatan objek, pemberian efek, dan
lain-lain, dalam coreldraw Toolbox ini adalah menu yang paling di butuhkan saat
membuat desain, apabila toolbox anda hilang, anda juga bisa mengaktifkan lagi
pada Menu Window -> Toolbars -> Toolbox.
8. Palette
Color
Sudah terlihat jelas, di atas adalah Palette
Color yang biasanya di gunakan mewarnai objek, ada banyak sekali warna warna di
palette, dan di atas adalah salah satunya, yaitu CMYK dan RGB color, dan
seperti biasa kegunaannya juga berbeda, CMYK biasanya di gunakan untuk
percetakan, dan RGB untuk objek desain biasa.
Cara Mendapat Serial
Number CorelDraw X6
Kemarin ada sobat vario yang kesulitan
aktivasi coreldraw X6 karena tidak mempunyai serial number yang diperlukan
untuk menjadikan sebagai coreldraw full versi. Oke sob...kali ini akan vario
bagikan cara mendapatkan serial number dan cara aktivasi coreldraw x6. Apa dan
fungsinya untuk apa sich coreldraw ? Sedikit penjelasan singkat kalau coreldraw
x6 merupakan versi terbaru dari software yang fungsi utamanya digunakan membuat
sebuah desain, mulai desain baju, barner, kartu nama sampai desain rumah atau
desain lainnya dan setahu vario coreldraw memang jadi pilihan terbaik bagi desainer-desaier
dunia untuk memudahkan pekerjaan desain grafis dengan hasil yang sangat
memuaskan di karenakan dukungan penuh dari fitur - fitur coreldraw yang
tersedia cukup banyak, sangat lengkap dan terbilang paling komplit.
Anda seorang desainer atau masih
ingin belajar menjadi seorang desaier ? bisa anda download installer trial
update terbaru coreldraw versi X6.1 dengan mengunjungi halaman ini
pilih sesuai OS anda 32/64 bit.
Kalau sudah proses download dan instalasi
selesai saatnya kita menjadikan versi trial menjadi full versi menggunakan
serial yang dapat kita dapatkan dari keygen.
Bagaimana cara aktivasi coreldraw X6
menggunakan keygen akan vario bagikan tutorialnya disini, yang belum memiliki
keygen dapat anda download dulu KeyGen_CorelDraw
Sekarang kita mulai proses aktivasi dengan
cara putuskan dahulu koneksi internet dan buka aplikasi coreldraw yang sudah
terinstall secara trial seperti ini
Kalau sudah terbuka
seperti screenshot diatas langsung saja tutup dulu coreldraw, maka akan muncul
Dan mulailah melanjutkan
dengan klik ""Already Purchase" seperti diatas maka akan anda
lihat seperti dibawah ini
Sebelum anda klik
"Enter Serial Number" di buka dulu keygen coreldraw pilih versi X.6.0
seperti ini
Biarkan keygen terbuka
sampai proses aktivasi selesai, selanjutnya baru anda klik "Enter Serial Number"
dan copykan serial number yang berada dalam keygen pilih active by
phone dan klik tombol "continue"
Seterusnya copykan
"Installation Code" ke dalam keygen dan lanjutkan klik tombol
"Activation" dalam keygen untuk mendapatkan "Activation
code" seperti gambar di bawah
Maka dalam keygen akan
terdapat "Activation code" seperti di bawah ini yang anda lakukan
adalah copykan dan akhiri dengan klik tombol "continue" seperti
penjelasan gambar di bawah ini
Anda akan melihat
seperti di bawah ini, berarti aktivasi coreldraw x6 sudah sukses dan klik
"Close" selesai.
Coba anda buka coreldraw
x6 dan klik about



















