Kamis, 30 Mei 2013

TINKOM

PENGERTIAN COREL DRAW




DISUSUN OLEH : A.AWALUL HASANI
KELAS : XI

BRAJA HARJOSARI
KECAMATAN BRAJA SELEBAH
KABUPATEN LAMPUNG TIMUR



PENGERTIAN COREL DRAW
1.      Pengertian dan Sejarah  CorelDraw
Corel Draw merupakan suatu program aplikasi grafis berbasis vektor yang memungkinkan seseorang membuat sebuah karya seni profesional, mulai dari yang simpel seperti logo sederhana hingga ilustrasi teknis yang rumit atau kompleks dengan pemrosesan visual.
CorelDraw sejak awal dikembangkan untuk Windows dan saat ini dapat berjalan pada Windows 2000 dan versi selanjutnya. Versi untuk Mac OS dan Mac OS X ada awalnya juga tersedia, namun dihentikan karena minimnya penjualan. Versi Mac OS hanya berlanjut sampai versi 5.0. Versi terakhir ntuk Linux terakhir dibuat tahun 2000. Corel pada Linux tidak berjalan langsung di atas platform, namun harus menggunakan Wine, semacam crossover seperti yang digunakan untuk meng-install Photoshop pada Linux.
Pada 1985, Dr. Michael Cowpland mendirikan Corel untuk menjual sistem desktop-publishing berbasis Intel. Pada 1987, Corel merekrut beberapa pengembang software (programmer) untuk membangun sebuah software grafis berbasis vektor untuk dijadikan satu dengan paket desktop-publishing Corel. Program itu, yang akhirnya diberi nama CorelDraw, pertama kali diluncurkan ada 1989. Programitu diterima luas oleh masyarakat dan pada akhirnya corel hanya focus pada pengambangan software. CorelDraw dibuat utk Windows bersamaan dengan diluncurkanya Windows 3.1. dengan dimasukkannya TrueType ke dalam Windows 3.1 menjadikan Corel sebagai program ilustrasi yang mampu menggunakan fonts yang ada tanpa membutuhkan software tambahan seperti Adobe TypeWriter. Beberapa inovasi untuk ilustrasi berbasis vektor pada CorelDraw : Note-edit tool, stroke before fill, mesh fill dan sebagainya.
CorelDraw memiliki perbedaan mencolok dibandingkan kompetitornya. Yang pertama bahwa CorelDraw adalah suatu paket software grafis, bukan hanya sebuah editor gambar berbasis vektor. Peralatan – peralatan yang ada memungkinkan penggunanya untuk mengatur kontras, keseimbangn warna bahkanmengubah dari mode RGB (Red Green Blue) menjadi CMYK (Cyan Magenta Yellow). Khusus untuk gambar bitmap dapat diubah dengan Corel PhotoPaint. Pesaing utama CorelDraw adalah Adobe Illustrator dan Xara Extreme. Meskipun mereka semua juga program editor gambar berbasis vector, namun pengalaman pengunanya dapat menghasilkan perbedaan yang mencolok.




2.      Mengenal Area Kerja CorelDraw
CorelDraw menyediakan tool dan efek yang membuat kita dapat bekerja efisien untuk menghasilkan sebuah gambar berkualitas tinggi. Dari beberapa versi perkembangan CorelDraw, yang saat ini cukup baik untuk kita gunakan adalah CorelDraw versi X3(13). Versi yang paling tinggi membutuhkan performa komputer (spesifikasi prosesor ,RAM, dan memori grafis ) yang tinggi pula. Untuk penggunaan standar ( Latihan untuk membuat karya grafis sederhana ), versi yang lebih lama (versi 10, 11, atau 12) pun sebenarnya cukup baik untuk digunakan.

1.
    Title bar (A)
Title bar berisi informasi tentang aplikasi yang sedang aktif dan file yang dikerjakan. Apabila file itu belum pernah disimpan, maka secara otomatis akan diberi nama Graphic1.cdr, Graphic2.cdr dan seterusnya.
2.    Menu bar (B)
Menu bar berisi perintah mengenai file yang akan atau sedang dikerjakan. Perintah yang dapat dipilih adalah yang berwarna jelas, sedangkan yang berwarna buram (tidak aktif) menunjukkan bahwa perintah tersebut tidak sesuai dengan objek yang sedang dikerjakan. Yang ada di dalam menu bar adalah File, Edit, View, Layout, Arrange, Effects, Bitmaps, Text, Tools, Windows, dan Help.
3.Standart  toolbar (C)
Standar toolbar berisi perintah-perintah standar. Standar toolbar dimiliki oleh semua aplikasi under windows, seperti membuka file baru (New),  menyimpan file (Save), mencetak (Print), copy ke clipboart (Copy), menempel clipboard (paste), Cut, Undo untuk membatalkan beberapa perintah atau langkah terakhir, Redo untuk mengeksekusi kembali perintah terakhir, Import, Export, Application Launcher untuk mengeksekusi aplikasi Corel yang lain, Corel online untu mengakses situs web Corel. Dan Zoom Level untuk mengatur ukuran tampilan padablayar.
3.    Toolbox (D)
Toolbox adalah sekumpulan peralatan yang dapat digunakan untuk membuat dan mengatur gambar, garis dan warna. Untuk lebih mudahnya, sorot dengan mouse maka akan menampilkan namanya.
4.    Printable  area (E)
Printable area adalah area yang bisa kita cetak dalam media kertas
5.    Color  palette (F)
Palet warna berisi jenis-jenis warna yang bisa kita gunakan untuk fill maupun outline objek sesuai dengan default warna yang kita gunakan.
 OPERASI DASAR CORELDRAW
1.  Objek Garis
Pada sistem CorelDRAW X4, objek garis dapat dibentuk melalui curve tool yang ada pada fasilitas toolbox. Adapun subalat pada fasilitas curve tool berupa: Freehand tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak beraturan.
a. Bezier tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus dan garis yang tidak beraturan secara bersamaan.
b. Artistic media tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek garis artistik. Dalam menentukan bentuk garis artistik tersebut, gunakan simbol yang ada di sisi kiri fasilitas property bar, lalu tentukan spesifikasi konfigurasinya pada sisi kanannya.
c. Pen tool: pemakaian pen tool hampir serupa dengan pemakaian bezier tool.
d.  Polyline tool: pemakaian polyline tool hampir sama dengan freehand tool.
e. Point curve tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis melingkar dengan mudah dan cepat.
f. Connector tool: alat ini digunakan untuk menghubungkan beberapa objek gambar. Misalnya, membentuk garis penghubung alur diagram.
Dimension tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis dimensi vertikal, horizontal, diagonal, dan sebagainya. Untuk membentuk garis dimensi horizontal/vertikal secara otomatis, gunakan simbol auto aimension tool yang terdapat di sisi kiri fasilitas property bar ketika alat ini aktif.

2.      Objek Gambar
Di dalam CorelDRAW, berbagai bentuk objek gambar dapat dibuat. Berikut ini merupakan fasilitas toolbox yang berguna membentuk berbagai objek gambar:
a. Rectangle tool: alat ini dapat digunakan untuk membentuk objek persegi panjang atau persegi.
b. Ellipse tool: alat ini digunakan untuk membentuk objek lingkaran/elips.
c. Object tool: alat ini dapat mempermudah/mempercepat proses pembentukan objek poligon, bintang, spiral, dan tabel.
d. Perfect shape tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek gambar spesifik secara mudah dan cepat. Misalnya, objek jajar genjang, balon, simbol diagram alur, panah, dan lain sebagainya.
e. Table tool: alat ini dapat digunakan untuk membuat tabel dalam format persegi atau persegi panjang. Tabel ini tidak hanya dapat dimasukkan tulisan/teks, tetapi dapat juga dimasukkan gambar ke dalamnya. Alat ini bisa digunakan untuk membuat kartu pos, brosur, dan lain-lain.
f. Smart Drawing: menggambar pintar adalah aplikasi baru yang ada pada CorelDRAW X4. Smart drawing tool yang ada pada smart tool dapat digunakan untuk membentuk objek gambar dari sketsanya.
3.Objek Teks
Objek teks merupakan unsur yang paling sering digunakan pada rancangan grafis. Ada yang membuatnya sebagai logo, teks artistik, bahkan mengubah objek teks menjadi objek gambar.
Objek teks dapat dibuat melalui text tool yang terdapat pada toolbox. Setelah itu, objek teks dapat diproses melalui pick tools. Objek teks dapat diproses sehingga membentuk bayangan, menjadi format 3D, dan lain-lain.
4.Objek 2D Menjadi 3D
CorelDRAW X4 memiliki fasilitas untuk mengubah objek taks/gambar 2D menjadi 3D. Fasilitas yang dapat digunakan untuk membentuk objek 2D menjadi 3D adalah sebagai berikut:
a.Extrude: pada fasilitas toolbox terdapat interactive extrude tool di dalam interactive effects tool. Setelah diaktifkan, format 3D dapat diatur melalui bagian presets yang ada pada fasilitas property bar.
b.Bevel: bevel merupakan subalat untuk membentuk sudut dari suatu objek gambar/teks. Bevel akan muncul dalam property bar setelah mengaktifkan interactive extrude tool.
c. Contour: fasilitas contour di dalam CorelDRAW X4 disediakan untuk membuat salinan dari suatu objek gambar/teks ke bagian dalam/luarnya. Contour dapat digunakan untuk menimbulkan efek 3D dari suatu objek gambar/teks dengan cara mengubah warna sisinya.
d. Gradasi warna: gradasi warna dapat dibentuk menggunakan fill tool, interactive fill tool, atau mesh fill.
e. Efek bayangan: CorelDRAW menyediakan interactive drop shadow yang         merupakan subalat dari interactive effects tool untuk membuat efek      bayangan dari objek gambar/teks.
5.Warna
Pilihan warna terdapat dalam kotak warna. Namun, ada beberapa cara untuk memberi warna pada objek gambar/teks, yaitu sebagai berikut:
a. Fill & outline: pada fasilitas toolbox, sistem menyediakan fill tool untuk mengatur isi objek gambar/teks. Sedangkan untuk mengatur garis pembentuknya, sistem menyediakan outline tool.
b. Eyedropper & paintbucket tool: eyedropper tool digunakan untuk mengambil spesifikasi warna atau atribut (properti, transformasi, dan efek) suatu objek gambar/teks. Setelah itu, gunakan paintbucket tool untuk menyalin data tersebut pada objek gambar/teks lainnya.
c. Smart fill: smart fill tool dapat mengisi warna pada sembarang bidang tertutup. Misalnya pada perpotongan suatu objek tertentu.
6. Objek Artistik
Objek artistik dapat berupa teks atau gambar. Dengan menggunakan alat tertentu, suatu objek teks/gambar dapat terlihat berbeda dari biasa. Objek artistik terdiri dari:
a. Garis artistik (Objek Teks): teks yang artistik dapat dibuat melalui artistic media tool yang ada pada toolbox. Teks apapun dapat dibuat karena penggunaanya seperti menggambar atau menulis dengan bolpoin.
b. artistik (objek gambar): gambar artistik yang dihasilkan melalui artistic media tool adalah seperti sketsa gambar. Penggunaannya sama dengan membuat garis artistik untuk objek teks.
c. Efek distorsi: CorelDRAW menyediakan interactive distort tool di dalam interactive effects tool. Efek distorsi dapat diaplikasikan untuk objek gambar/teks sehingga dapat terlihat lebih artistik.
d. Smudge brush (objek baru): melalui smudge brush tool, suatu sisi objek gambar dapat ditarik sehingga akan membentuk gambar yang baru sesuai dengan keinginan. Subalat ini dapat diakses melalui shape edit tool.
Coreldraw adalah salah satu program desain grafis yang sangat populer dan banyak digunakan oleh para desainer untuk mendesain logo-logo perusahaan kaos brosur iklan danlain-lain.Corel adalah perusahaan pembuat perangkat lunak komputer. Produk Corel yang paling terkenal adalah Corel Draw, sebuah perangkat lunak yang dibuat untuk gambar vektor atau pembuatan vektor.Perusahan Corel didirikan tahun 1985 dan memiliki markas di Ottawa, Kanada.Berdasarkan data, pengguna produk Corel telah mencapai lebih dari 40 juta dan produk Corel telah dijual di lebih dari 75 negara. .Versi terakhirnya versi 14 yang dinamai X4dirilis pada tahun 2008. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan padasistem operasi Windows 2000 dan yang lebih baru. Versi CorelDRAW untuk Linux dan MacOS pernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah.Perusahaanyang menjadi saingan Corel adalah Adobe.Fasilitas yang terdapat dalam coreldraw sangat banyak, diantaranya adalah : mengubahgaris dan outline, menggunakan shape tool, menggunakan bazier tool, membuat shape dasar,mengedit gambar, membuat stempel dan membuat peta tiga dimensi. Untuk bisamenggunakan fasilitas tersebut kita harus mngetahui langkah
 – 
langkah dalam pembuatannya. Oleh karena itu, dalam makalah ini penulis akan menjelaskan mengenai langkah
 – 
 langkah dalam pembuatan nya, khususnya dalam pembuatan peta tiga dimensi.

Corel Draw adalaheditor grafik vektor yang dibuat olehCorel,sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas diOttawa,Kanada.Versi terakhirnya versi 15 yang dinamaiX5 dirilis pada tanggal23 Februari 2008. Coreldraw adalah salah satu program desain grafis yang sangat populer dan banyak digunakan oleh para desainer untuk mendesain logo-logo perusahaan kaos brosur iklan danlain-lain.Corel adalah perusahaan pembuat perangkat lunak komputer. Produk Corel yang paling terkenal adalah Corel Draw, sebuah perangkat lunak yang dibuat untuk gambar vektor atau pembuatan vektor.Perusahan Corel didirikan tahun 1985 dan memiliki markas di Ottawa, Kanada.Berdasarkan data, pengguna produk Corel telah mencapai lebih dari 40 juta dan produk Corel telah dijual di lebih dari 75 negara. .Versi terakhirnya versi 14 yang dinamai X4 dirilis pada tahun 2008. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistemoperasi Windows 2000 dan yang lebih baru. Versi CorelDRAW untuk Linux dan Mac OS pernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah.Perusahaanyang menjadi saingan Corel adalah Adobe.Langkah dalam membuat peta 3 dimensi dengan menggunakan Corel DrawYang harusdilakukan pertama kali adalah mengetahui bentuk kasar jalan, nama jalan, nama gedung dan pelengkap penunjuk arah. bisa menggunakan peta yang sudah ada melaluigoogle mapsdandi print screen selanjutnya masukkan ke dalamcoreldrawdengan cara mengimportnya (CTRL+ I ).1. Masukkan image dari google maps yang sudah diprint screen dengan cara klik menu FileImport ( CTRL + I ) . Untuk mengakhiri import, klik dimana ingin meletakkan gambar tersebut. Anda juga bisa memasukkan gambar tersebut melalui klik drag dari explorer kecoreldrawKunci letak gambar tersebut agar tidak pindah lokasi dengan cara klik kanan pada gambar dan pilih Lock Objek 3. Selanjutnya kita akan melakukan langkah path ( menjiplak gambar dari google maps ).Gunakan bezier tool. Jika Anda tidak menjiplak buat langsung jalan yang dipakai pada petamenggunakan bezier tool. Untuk menggunakan tool ini Anda lakukan klik pada titik  pertama dan klik pada titik kedua, atau Anda bisa melakukannya klik drag agar jalan pathyang dihasilkan berupa kurva ( lekuk ). Untuk pindah tool gunakan tombol spasi padakeyboard dan tekan sekali lagi tombol spasi sehingga tool berubah sesuai tool pertama(dalam hal ini bezier tool). Usahakan agar seluruh garis yang dibuat saling menutup /menimpa antara garis satu dengan lainnya. Perbesar view (jarak pandang) dengan caramenggeser scroll mouse Anda agar langkah menjiplak ini lebih mu
http://htmlimg3.scribdassets.com/8nqstn9u682cka1x/images/4-e8bf40e8b6.jpg
http://htmlimg3.scribdassets.com/8nqstn9u682cka1x/images/4-e8bf40e8b6.jpg

 Untuk mengubah jenis garis atau mengedit garis gunakan shape toolJika Anda sudah selesai menjiplak peta selanjutnya hapus gambar dengan cara klik kanan pada gambar pilih Unlock dan delete. Perbaiki sekali lagi pada garis-garis yang belummenutup sempurna.
http://htmlimg1.scribdassets.com/8nqstn9u682cka1x/images/5-e6109256ad.jpg

 4. Perbesar ukuran garis dengan menyeleksi kesemua garis bisa dengan cara SHIFT+CLICK garis satu persatu atau menyorot semuanya dengan pick tool kemudian mengganti ukurangaris menjadi 16 pt
http://htmlimg3.scribdassets.com/8nqstn9u682cka1x/images/6-276aa5d275.jpg

 5. Ubah garis menjadi objek dengan cara menyeleksi semua garis dan klik Menu Arrange >Convert Outline to Objek 
6. Gabung semua objek dari garis menjadi satu bagian menggunakan Weld

 7. Warnai objek shape tersebut denganwarna putih dengan cara klik warna putih dan klik kananwarnahitam pada pallete warna sehingga objek shape mempunyai garis berwarnahitam (palete warna ada pada sebelah kanan workpace)8. Ketik jalan yang ada dengan text tool ( F8 ) dan putar sesuaikan dengan arah jalan(usahakan ukuran font sama dan berada di dalam badan jalan). Jika semua teks sudah padatempatnya, ubah menjadi kurva dengan cara seleksi semua teks jalan dan klik MenuArrange > Convert to Curve.9. Seleksi semua objek ( jalan dan tulisan jalan ) dan gabung dengan cara klik kanan padasalah satu objek terseleksi pilih Group ( CTRL + G )10. Lakukan proses transformasi pada objek terseleksi diatas menggunakan InteractiveEnvelope Tool. Sesuaikan bentuk transformasi dengan view yang Anda inginkan
http://htmlimg4.scribdassets.com/8nqstn9u682cka1x/images/7-12bdfabec2.jpg

 11. Jika sudah selesai dan sesuai dengan yang diinginkan klik Menu Arrange > Convert toCurve.12. Pecah lagi gabungan antara jalan dan teks dengan cara klik kanan pada objek jalan dan pilih UnGroup ( CTRL + U )13. Pilih
objek jalan saja
menggunakan Pick Tool dan lakukan KLIK + DRAG diakhiriKLIK Kanan ( lakukan copy paste jika kesulitan padateknik ini ) sehingga jalan menjadidua. Posisikan jalan yang kedua ini berada di bawah jalan yang kedua dan ganti warnamenjadi warna hitam. Letakkan objek jalan kedua tersebut berada di bawah objek jalan pertama ( menimpa ) menggunakan klik kanan > Order > To Back of Page ( SHIFT +Page Down ).
http://htmlimg2.scribdassets.com/8nqstn9u682cka1x/images/8-5abd390e4d.jpg
14. Menggunakan Shape tool tutup pojok-pojok jalan sehingga menyerupai objek 3 dimensi.Lakukan double klik untuk menambah titik point, usahakan jenis titik point pada pojok-pojok jalan berupa line ( garis lurus ). Untuk menutup pojok jalan ini aktifkan dulu snapto objek sehingga titik yang akan kita pindah akan lengket pada objek paling dekat

 15. Selanjutnya buat gedung, rumah, tempat penting dan sebagainya dengan Rectangle Tool(F6 ) kemudian ubah menjadi 3 dimensi menggunakan extrude
16. Letakkan objek tersebut pada tempat yang sesuai dengan peta Anda. Copy dan paste padatempat-tempat yang diinginkan. Ulangi Membuat objek berbeda sesuai dengan cara 15untuk gedung dan tempat lainnya. Tulis nama tempat, nama gedung sesuai dengannamanya menggunakan text tool.


17. Hasil yang bisa didapatkan adalah sebagai berikut :

http://htmlimg3.scribdassets.com/8nqstn9u682cka1x/images/10-065fa0b9b2.jpg


PENGERTIAN COREL DRAW 12
CorelDRAW adalah software pembuat grafik berbasis vektor dimana pemakai dapat dengan mudah membuat suatu desain grafis berteknologi tinggi seperti logo, karikatur, poster, brosur, kalender, label, stiker serta menggambar bebas lainnya, dimana CorelDRAW versi 12 dikembangkan dan dipasarkan oleh Corel Corporation di Ottawa, Kanada.
Versi terakhir dari CorelDRAW adal versi X5 atau versi 15 yang diluncurkan di bulan februari 2010.
  Sejarah munculnya CorelDRAW
CorelDRAW pertama kali dibuat pada tahun 1987, Corel Corporation mempekerjakan teknisi softwareMichel Bouillon dan Pat Beirne untuk mengembangkan program ilustrasi dasar vector untuk disatukan dengan sistem desktop publishing  mereka. Mulanya program CorelDRAW dirilis pada tahun 1989, CorelDRAW 1.x dan 2.x berjalan pada Windows. CorelDRAW 3.0 dirilis bersamaan dengan microsoft  windows 3.1. Fakta yang terdapat dalam true type pada windows 3.1 merubah CorelDRAW benar-benar menjadi sebuah program ilustrasi yang dapat menggunakan sistem instalasi lainya tanpa rekomendasi aplikasi pihak ketiga seperti Adobe Type Manager.

Keunggulan dari setiap versi :

Versi 2 (1991)   :Envelope Tool (untuk memecah teks atau objek menggunakan shape utama), Extrusion (untuk mensimulasi gambar dan volume dalam objek) dan Perspective (untuk memecah objek sepanjang X dan Y ).

Versi  3 (1992)  :Terdapat Corel PHOTO PAINT (untuk mengedit bitmap), CorelSHOW (untuk membuat on-screen presentation), CorelCHART (untuk Graphic Chart), Mosaic dan CorelTARCE (untuk vectorizing bitmaps).


Versi 4 (1993)   :Termasuk Corel-PHOTO PAINT* (untuk mengedit bitmap), CorelSHOW (untuk membuat on-screen presentation), CorelCHART, CorelMOVE, Mosaic dan CorelTARCE.

Versi 5 (1994)   :Ini adalah versi terakhir yang dibuat dan berjalan pada windows 3.x. Termasuk Corel Ventura yang ada di dalamnya (lalu dijual terpisah) ini adalah desktop publishimg yag mirip dengan PageMaker, Quark Exspress, atau InDesign.

Versi 6 (1995)   :Ini adalah versi pertama yang mana dibuat se-eksklusif mungkin untuk windows 32-bit. Termasuk Corel Memo, Corel Presents, Corel Motion 3D, Corel Depth, Corel Multimedia Manager, Corel Font Master dan Corel DREAM (untuk membuat objek 3D) ada didalamnya. Fitur-fitur baru telah disesuaikan dengan Interface. Polygon, Spiral, Knife dan Eraser tools.

Versi 7 (1997)   : Properti bar yag sensitif (Context-sensitif Property bar), Print Preview dengan Zoom dan Pan, Scrapbook (untuk melihat, menggeser dan menempatkan objek), mencetak ke dalam HTML, Draft dan Enhanced display, Interactive Fill dan Blend tools, Transparency tools, Natural Pen tool, mencari &  mengganti wizard, merubah vector menjadi bitmap (ketika dalam CorelDRAW), pengecek ejaan (Spell checker), Kamus (Thesurus) dan pengecek susunan bahasa (Grammar checker), Corel Scan dan Corel Barista (dokumen pertukaran format berbasis java) juga termasuk dalam versi ini.

Versi 8 (1998)   :Digger selection, dudukan windows (Docker Windows), memecah teks atau objek (Interactive Distortion), 3D, Envelope dan tools, efek pemberi bayangan yan realistis (Realistic Dropshadow tool), pencampuran warna (Interactive color mixing), penyusun tempat- tempat warna (color palette editor), garis bantu sebagai objek (guidelines as object), merubah ukuran halaman (custom-sized pages), duonote support. Corel Version juga termasuk didalamnya.

Versi 9 (1999)   :Mesh fill tool untuk pencampuran warna yang lebih kompleks, Artistic Media tool, mencetak kedalam PDF, menyatukan profile warna ICC ( embedded ICC color profiles ), Multiple on-screen color palette dan Microsoft Visual Basic untuk mendukung aplikasi 6. Canto Cumulus LE, bagian dari software untuk pengaturan media juga termasuk dalam versi ini.

Versi 10 (2000) :CorelR.A.V.E (untuk animasi vector), Perfect Shapes, Web Graphic tools(untuk membuat elemen-elemen yang interaktif seperti tombol), penyortir halaman (Page sorter),  dokumen multibahasa (multilingual document support), petunjuk window (navigator window), buka, simpan, import dan eksport dalam format SVG.

Versi 11 (2002) :Kumpulan simbol-simbol (symbol library), yang langsung dapat diambil, memotong gambar (untuk mendesain web), pressure-sensitive vector brushes, 3 titik alat menggambar (3-point drawing tools).

Versi 12 (2003) :Panduan yang dinamis (Dynamic guides), alat menggambar pintar ( Smart Drawing Tool), mengekspor kedalam Microsoft Office atau Word, bagian alat penghapus virtual (Virtual Segment Delete tool), mendukung teks yang Unicode (Unicode text support),Unicode adalah system yang memiliki kemamuan untuk menuliskan, memproseskan, dan menampilkan berbagai dari aktifitas dari tulisan itu sendiri. Teknologi ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah  penulisan dengan bahasa yang ditulis bukan menggunakan bahasa Yunani.

Versi 13 (2006) : Memotong dengan mengklik 2 kali ( software vector pertama yang mampu untuk memotong sebuah grup vektor dan bitmap dalam waktu yang sama ),  Smart fill tool, Chamfer/Fillet/Scallop/Embosstool, ruang pengaturan gambar (Image Adjustment Lab). Menjiplak/Trace menjadi terintegrasi di dalam CorelDRAW dibawah kendali PowerTRACE.


Versi 14 (2008) : Layanan pengidentifikasi huruf (font) terkait didalam CorelDRAW, ConceptShare, Table tool, independent page layers, live text formatting mendukung file kamera*.RAW.

Versi 15 (2010) : Pengaturan isi (CorelCONNECT), pengelolaan warna, alat-alat grafis dan animasi, pengembangan kinerja multi-core, konten digital bernilai tinggi (professional huruf/font, clip art, dan foto-foto), mengisyaratkan objek (object hinting), pixel view, Mesh tool ditingkatkan dengan transparasi, menambahkan dukungan sentuh (added touch support), dan mendukung berbagai format file. Corel telah mengembangkan transformasi yang mana dapat membuat banyak salinan dari satu objek.
Tata cara dan langkah mengaktifkan CorelDRAW versi 12
Sebelum memulai membuat desain, haruslah anda mengetahui cara-cara memulai dan membuka CorelDRAW versi 12, berikut ini langkah-langkah yang perlu anda lakukan :
1.     Pada Start Menu, Klik Start-Program (All Program).
2.     Double klik pada icon corelDRAW Graphic Suite 12 ( corelDRAW 12 )
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsp-s0e50MtX235S-qHFwxlX45BTIg5rjsADYFq-hq3iRjrewza8BgNdY33YkAQmDs71YHet582cA3gN_Mn6PYo6Lw1Pzx2gVD8xoZTMfJ1zsEz8uj9I4c4HdSeSBff7StXW65wkBOEwNe/s320/6.PNG
3.     Tunggu beberapa saat sampai muncul logo CorelDRAW 12, seperti di bawah ini :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiabFftqfhItvkMY8rRevwoCXTv5RSgHMO33onexqiIUVdBu9DqpjrKujJGM2oq5ownM-Hmihewq3dGlhxhNIwYQV082Z2uRrYf0vQBHgEiqQxgWFo9gb-5hWsFdnyjD6DLg-WELhJCrJyF/s320/7.PNG
4.     Kemudian akan mucul kotak dialog Welcome to CorelDRAW 12, dan lakuan salah satu langkah berikut ini :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiNcjqLpyu_4ErnlGm3G_aFlXvIyzCBEuG_QZ2zeiJE68j6-pF0382fz2T6qyysUnGzoabPhSpCipwse4h7Yzdoz3AvPkFr9wJX647tlusIzNFZvzzs31gUINkFAsIfUHSGH6yQLaco0S_/s320/8.PNG

Keterangan :
a.       New : untuk membuka halaman baru.
b.      Open : untuk membuka file yang sudah ada.
c.       Recently Used : untuk membuka file yang terakhir kali dibuat.
d.      New From Template –Start From Template : untuk membuka lembar kerja dengan tampilan Template yang sudah disediakan oleh CorelDRAW 12.
e.       CorelTUTOR : untuk melihat tutorial corelDRAW
f.       What’s New ? : untuk mellihat fasilitas-fasilitas (fitur) baru dalam corelDRAW 12.
Kemudian jika anda ingin membuat desain dengan CorelDRAW, berikut adalah ruang kerja CorelDRAW 12 :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyH4yWsWqX8JT1OsxNGvTVaVKKKGPA2OKoCzrhtKFz9GwJWcphG31aUb6X42z6ZyuWv3N1q4oUFvT2eF8Wr7adEHcNCFQkjz3reagauEKERzN9h6CHx4CtHTxf8et44dlp9mhkDaDfj5Mh/s1600/9.PNG
Lembar Kerja CorelDRAW 12

Ruang kerja CorelDRAW versi 12
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYuzuMOGALVMuvMyEVLXjGGm8sBhsPImzaCSfjyKFtQBrLhIWhcDL5JS-2Vt3xT637O50lVbpfR56QXNyj0qSdTLAcFW6B4PcpNWuxHhCPr7t5EarnZniM7kIz6F6uq_hmhTF2xTDm9ZQa/s320/10.PNG

Keterangan :
1.      Menu Bar : melakukan perintah dengan pull-down menu.
2.      Standard Toolbar : ikon-ikon khusus/standar (yang sering dipakai) yang terdapat pula dalam Menu Bar agar lebih praktis.
3.      Toolbox : beberapa flyout yang masing-masing memuat ikon-ikon untuk menggambar /menulis serta memodifikasi, baik yang dapat dikerjakan melalui Menu Bar maupun tidak..
4.      Property bar : sub-sub ikon yang dimiliki secara khusus oleh setiap ikon dalam flyout dalam toolbox.
5.      Workspace : seluruh layar yang dapat dipakai untuk menggambar/menulis.
6.      Printable Area/Page Border : suatu area dalam workspace yang dibatasi oleh 4 sisi, yang menunjuk area yang dapat dicetak.
7.      Ruler : mistar untuk membantu dalam proses penggambaran beserta modifikasinya.
8.      Color Pallete : berbagai warna yang dapat dipergunakan untuk fill dan outline objek gambar.
9.      Top-Bottom Slider : Menggerakkan view pada workspace secara vertical (atas-bawah).
10.  Right-Left : menggerakkan view pada workspace secara horizontal (kanan-kiri).
11.   Page Manager(Page Counter) : menambah/mengurangi jumlah. mengganti nama, atau menyisipkan halaman atau page, yang semuanya tersimpan dalam satu dokumen, grafik, atau file.


F.  Pengaturan halaman CorelDRAW 12
Sebelum mulai mendesain sesuatu dengan CorelDRAW 12, alangkah baiknya kita mengatur jenis kertas yang akan kita gunakan, untuk mengatur jenis kertas dapat kita lakukan dari menu Layout-Page Setup, kemudian atur sesuai dengan kebutuhan.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTax3j2jm1daaexuNrbjd7AR4fZ00RYS9WdrkH9vWQfOEYWObuNCW33tg1uOk096vJUzFtKQzOqHMWsoJ5WddD80EbwoA3-TMn2WQ-P1NVy40D5s74dV31Ix5ENh3rdIGvFzbV54cXP-22/s320/11.PNG

Tampilan Page Setup
Manfaat mempelajari CorelDRAW 12
v Kita dapat memahami pengertian dari CorelDRAW.
v Kita dapat mengetahui sejarah lahirnya CorelDRAW dari tahun ke tahun yang selalu berteknologi semakin canggih dalam pengolahan gambar digital yang berbasis vektor.
v Kita dapat mengetahui tata cara dan  langkah-langkah mengaktifkan CorelDRAW versi 12.
v Kita dapat mengenal lembar kerja CorelDRAW 12 serta menu, submenu dan ikon-ikon yang terdapat didalamnya.
v Kita dapat mengoperasikan CorelDRAW versi 12 dengan memahami ikon serta fungsi yang terdapat di dalamnya.
v Kita dapat membuat grafis dalam bentuk yang sederhana di CorelDRAW versi 12 dengan fungsi dari beberapa ikon yang diperkenalkan.
v Kita dapat mengatur halaman di CorelDRAW 12 sebelum di cetak ke printer.
v Kita dapat memanfaatkan kecanggihan CorelDRAW untuk berbisnis di bidang pencetakan ataupun teknik sablon.
v Perkembangan ilmu pengetahuan mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi kita semakin bertambah.
v Kita akan dituntut menjadi manusia yang kreatif, inovatif, dan tidak ketinggalan zaman..
·        CorelDRAW adalah suatu software pembuat grafik berbasis vektor dimana pemakai dapat dengan mudah membuat suatu desain grafis berteknologi tinggi seperti logo, karikatur, poster, brosur, kalender, label, stiker serta menggambar bebas lainnya.
·         Sejarah lahinya teknologi CorelDRAW dimulai pada tahun 1987 oleh perusahaan Corel Corporation di bawah  pengawasan tenisi Michel Bouillon dan Pat Beirne. Berikut adalah perkembangan versi CorelDRAW :
1.      CorelDRAW versi 2 (1991)
2.      CorelDRAW versi 3 (1992)
3.      CorelDRAW versi 4 (1993)
4.      CorelDRAW versi 5 (1994)
5.      CorelDRAW versi 6 (1995)
6.      CorelDRAW versi 7 (1997)
7.      CorelDRAW versi 8 (1998)
8.      CorelDRAW versi 9 (1999)
9.      CorelDRAW versi 10 (2000)
10. CorelDRAW versi 11 (2002)
11. CorelDRAW versi 12 (2003)
12. CorelDRAW versi 13 atau X3 (2006)
13. CorelDRAW versi 14 atau X4 (2008)
14. CorelDRAW versi 15 atau X5 (2010)
·        Berikut adalah langkah-lagkah mengaktifkan CorelDRAW versi 12 :
1.     Pada Start Menu, klik Start – Program (All Program)
2.     Double klik pada ikon CorelDRAW GraphicSuite 12 (CorelDRAW 12)
3.     Kemudian akan muncul kotak dialog Welcome to CorelDRAW 12
4.     Kemudian pilih, menu-menu yang ingin dioperasikan yang meliputi:
a.     New
b.     Open
c.      Recently Used
d.     New From Template
e.      CorelTUTOR
f.       What’s New ?

·          Lembar kerja dalam CorelDRAW telah ditunjukkan dihalaman depan, berikut adalah bagian-bagian yang menyusun lembar kerja CorelDRAW 12 :
a.     Menu Bar                                   g.  Ruler
b.     Standard Toolbar                       h.  Color Pallete
c.      Toolbox                                      i.  Top-Bottom Slider
d.     Property Bar                              j.  Right-Left Slider
e.      Workspace                                 k. Page Manager/Counter
f.       Printable Area/Page Border
·          Menu ( Bar ) yang terdapat di CorelDRAW 12 meliputi :
a.     File                          g.  Bitmaps
b.     Edit                         h.  Text
c.      View                        i.  Tools
d.     Layout                     j.  Window
e.      Arrange                   k.  Help
f.       Effects
Menu (Bar) diatas adalah menu kecil yang terdapat di lembar CorelDRAW 12, dimana menu tersebut beroperasi dengan perintah pull-down menu, sehingga submenu dan ikon akan muncul setelah diklik.
·          Mengatur halaman di CorelDRAW 12 adalah dengan menggunakan perintah menu (bar) yakni Layout – Page Setup.
·          Manfaat Mempelajari CorelDRAW :
a.   Kita dapat mengetahui pengertian dari CorelDRAW.
b.  Kita dapat mengetahui sejarah lahirnya CorelDRAW dari tahun ke tahun yang selalu berteknologi semakin canggih.
c.  Kita dapat mengetahui tata cara dan langkah-langkah mengaktifkan CorelDRAW versi 12.
d.  Kita dapat mengenal lembar kerja CorelDRAW 12 serta menu, submenu dan ikon-ikon yang terdapat didalamnya.
e.   Kita dapat mengoperasikan CorelDRAW versi 12 dengan mengetahui ikon yang terdapat didalamnya beserta fungsinya.
f.    Kita dapat membuat grafis dalam bentuk yang sederhana di CorelDRAW versi 12 dengan fungsi dari beberapa ikon yang diperkenalkan.
g.   Kita dapat mengatur halaman di CorelDRAW 12 sebelum di cetak  ke printer.
h.  Kita dapat memanfaatkan kecanggihan CorelDRAW untuk berbisnis di bidang pencetakan ataupun teknik sablon.
i.     Perkembanagan ilmu pengetahuan mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi kita semakin bertambah.
j.     Kita akan dituntut menjadi manusia yang kreatif, inovatif, dan tidak ketinggalan zaman.

Pengertian CorelDRAW x3
Corel Draw X3 merupakan salah satu software desain grafis yang sangat terkenal.
Corel Draw X3 termasuk salah satu Aplikasi untuk mengolah gambar berbasis vektor. Berbagai fasilitas untuk mendesain tersedia di sini sehingga memudahkan para penggunanya untuk memanfaatkannya. Sebagai pengolah vektor, Corel Draw sering digunakan untuk membuat gambar seperti kartun, logo, illustrasi, dan sebagainya.
Selain itu corel draw juga dapat digunakan untuk mengatur tata letak secara sederhana yang tidak terlalu banyak walaupun mungkin tidak terlalu lengkap seperti aplikasi khusus untuk tata letak. Seperti membuat brosur, membuat pamplet, surat undangan, dan cover buku yang menarik dan sebagainya. Corel Draw X3 Versi 13 merupakan kelanjutan dari Corel Draw versi sebelumnya yaitu Corel Draw Versi 12 buatan Corel Corporation.

Di sini kita akan mempelajari menu-menu dan jendela-jendela dalam coreldraw X3 serta bagaimana memulai menggunakan coreldraw X3. 
Jendela Applikasi CoreldrawX3
Jendela applikasi coreldraw X3 secara default terdiri atas (dari atas ke kiri – bawah – kanan) :
Tittle bar: berada pada barispaling atas, memanjang ke kanan; berisi keterangan tentang fileyang sedang aktif atau sedang kita buka.
Menu bar : berada di bawahtittle bar yang berisi pilihan-pilihan menu yang akan menjajar kebawah (drop-down) bila diklik. Terdiri atas menu File, Edit, View, Layout, Arrange, Effect, Bitmap, Text, Tools, Windows, dan Help. 
Toolbar : berada pada baris ke tiga; berisi jalan pintas (shortcuts) yang menuju ke menu dan perintah-perintah lainnya. Secara default di sini akan terdapat shortcut New, Open, Copy, Paste, Undo, Redo, Import, Export, Application Launcher, Corel online dan Zoom Level.
Property bar : berisi perintah-perintah yang berhubungan dengan objek atau perangkat yang sedang aktif. Misalnya, jika perangkatText sedang aktif maka text property bar akan menanpilkan perintah-perintah yang dapat kita gunakan untuk menuliskan atau mengedit text.
Toolbox : berada pada sisi sebelah kiri, memanjang ke bawah; berisi perangkat-perangkat (tools) yang akan kita gunakan dalam membuat gambar, memberi warna, ataupun melakukan modifikasi-modifikasi terhadap objek dan gambar.
Semua bar ini dapat kita pindah-pindahkan letaknya ke tempat yang kita inginkan (detachable) atau bahkan bisa kita tidak tampilkan misalnya kita ingin area gambar menjadi lebih “luas”).
Ruler : merupakan batas-batas vertikal dan horizontal; berisi angka-angka untuk menunjukkan ukuran dan posisi objek.
Halaman (Drawing Page) :
Wilayah kosong (bila belum ada gambar) berbentuk segi empat,di tengah-tengah area putih, di mana gambar/objek yang kita tempatkan di dalamnya dapat kita print.
Jendela gambar (Drawing window) : Merupakan area di luar drawing page, dibatasi oleh scroll bars dan kontrol applikasi (application controls).
Document navigator : berada pada bagian bawah sebelah kiri; berisi kontrol-kontrol untuk melakukan perpindahan antar halaman, dan juga untuk menambah atau mengurangi jumlah halaman.
Status bar : Berada pada bagian dasar jendela applikasi; berisikan informasi-informasi mengenai objek seperti jenis, ukuran, warna, dan resolusi.
Navigator : Sesuai dengan namanya, navigator yang berada pada sudut kanan bawah berfungsi sebagai alat untuk membantu kita bergerak di sekitar Drawing window atau drawing page.
Color pallete : berupa bar di bagian sisi paling kanan yang berisi kotak-kotak warna (secara default berisi warna-warna CMYK) yang akan kita gunakan untuk memberi warna pada objek yang kita pilih.
Docker : docker merupakan suatu jendela tersendiri yang berisi perintah-perintah dan setting yang berhubungan dengan perangkat atau fungsi-fungsi tugas tertentu.
Command dan tool-tool Coreldraw X3
Dibawah ini akan dijelaskan secara singkat commands dan tools yang ada di dalam jendela applikasi Coreldraw X3 yang terdapat pada masing-masing bagian seperti di jelaskan di atas:
Property bar : berisi fungsi-fungsi yang paling umum digunakan yang menampilkan perangkat atau kerja yang sedang kita lakukan. Isi yang ditampilkan akan berubah-ubah tergantung dari perangkat apa yang sedang kita gunakan atau pekerjaan apa yang sedang kita lakukan.
Toolbox :berisi perangkat-perangkat (tools) yang akan kita gunakan dalam membuat gambar, memberi warna, ataupun melakukan modifikasi-modifikasi terhadap objek dan gambar.
Perangkat-perangkat tersebut adalah (Gambar C2) : Pick Tool, Shape, crop, zoom, curve, smart, rectangle, ellipse, object, perfect shape, text, interactive, efedropper, outline, fill, interactive fill.
Tool-tool tersebut ada yang secara default terlihat pada toolbox, ada juga yang dikelompokkan dalam flyout (kumpulan tool yang akan tampil dalam barisan bila kita mengklik dan tahan mouse pada salah satu tool yang tampak pada toolbox).
Docker : seperti dialog box, menampilkan tombol-tombol perintah, pilihan-pilihan dan daftar-daftar. Tetapi docker ini dapat tetap kita biarkan terbuka sambil kita mengerjakan suatu dokumen, sehingga dapat menjalankan perintah-perintah untuk mencoba efek-efek yang berbeda. Docker ini dapat kita pinggirkan (docking) atau kita kembangkan (floating). Saat docker kita pinggirkan, ia akan menempel pada sisi kanan jendela applikasi dan hanya menampilkan judul dockernya saja.
Dalam keadaan terkembang, docker ini dapat kita pindah-pindahkan. Bila ingin “menghemat ruang”, docker ini juga dapat kita tutup.
Yang bisa kita tempatkan pada docker diantaranya adalah perintah-perintah shapingpositiontransformation, dll. Untuk menempatkan perintah-perintah tersebut ke dalam docker, klik menu window – dockers – kelompok perintah yang kita pilih.

   Keterangan Terlengkap Seputar CorelDRAW X3 | Kali ini saya akan mempostingkan tugas sekolah saya , tepatnya pelajaran TIK . Yaitu saya akan menjelaskan Keterangan Terlengkap Seputar CorelDRAW X3 .
   Berikut keterangannya :
1 . Penjelasan Element Dasar Pada CorelDRAW X3
   Penjelasannya adalah sebagai berikut ini :
Menu Bar : Barisan menu yang menampilkan perintah-perintah yang digunakan untuk mengatur dan mengolah objek .
Tool Bar : Barisan berisi tombol yang berfungsi untuk menjalankan perintah .
Property Bar : Tombol pendukung untuk mengolah objek lebih lanjut . Tampilan Property Bar akan berubah sesuai degan objek atau tool yang dipilih .
Tool Box : Kumpulan tombol yang digunakan untuk membuat atau memodifikasi objek .
Drawing page : lembar kerja pada CorelDraw yang besar kecilnya dapat diatur melalui scroll bar.
Drawing Window : Area kerja .
Page Navigator : Navigasi halaman lembar kerja .
page : Halaman lembar kerja .
Status Bar : Memberikan informasi objek seperti tipe , informasi , ukuran , warna , resolusi , dll .
Scroll Bar : Untuk menggulung Drawing Page .
Color Palette : palet warna , menyediakan berbagai macam warna yang bisa digunakan untuk mewarnai objek .
Ruler : Penggaris , digunakan untuk mengukur besar kecilnya Drawing Page .
 2. Fungsi Submenu Pada Menubar CorelDRAW X3

1. File :


• New : Membuat lembar kerja baru
• New From Template : Membuat lembar kerja dari template
• Open : Membuka lembar kerja yang tersimpan
• Close : Menutup lembar kerja
• Close All : Menutup semua halaman lembar kerja
• Save : Menyimpan lembar kerja
• Save As : Menyimpan lembar kerja baru atau dengan nama lain
• Import : Meyisipkan objek dari file lain (bukan corel) kedalam lembar kerja
• Export : Mengirim lembar kerja ke file lain (bukan corel)
• Export Office : Mengirim lembar kerja ke Ms. Office
• Send To : Mengirim lembar kerja ke dekstop, mail, my document
• Print : Mencetak lembar kerja
• Print Preview : Melihat lembar kerja yang akan dicetak
• Print Setup : Mengatur lembar kerja yang akan dicetak
• Publish To Web : Menjadikan file web
• Publish To PDF : Menjadikan file pdf
• Recent Files : Membuka file yang telah dibuka
• Document Info : Informasi lembar kerja
• Exit : Keluar program CorelDRAW X3


2. Edit :


• Undo : Kembali ke kondisi sebelumnya
• Redo : Menuju ke kondisi berikutnya
• Cut : Memotong objek atau teks
• Copy : Menyalin objek atau teks
• Paste : Meletakan hasil copy atau paste
• Insert Barcode : Menyisipkan barcode dalam lembar kerja
• Insert New Object : Menyisipkan objek baru
• Properties : Menampilkan keterangan dari objek.

3. View : 


• Full-Screen Preview : Menampilkan lembar kerja pada layar monitor secara penuh
• Guidelines : Menampilkan garis bantu
• Grid : Menampilkan grid (kotak-kotak) pada lembar kerja
• Rulers : Menampilkan pengaris

4. Layout : 


• Insert Page : Menambahkan halaman lembar kerja
• Rename Page : Menganti nama halaman lembar kerja
• Delete Page : Menghapus halaman lembar kerja
• Got To Page : Loncat ke halaman .....
• Page Setup : Mengatur halaman lembar kerja
• Page Background : Mengatur layar lembar kerja

5. Arrange : 


• Group : Menjadikan satu semua objek yang dipilih
• Ungroup : Memisahkan kumpulan objek
• Ungroup All : Memisahkan kumpulan – kumpulan objek
• Lock Object : Mengunci objek agar tidak dapat dipindahkan
• Unlock Object : Membuka kunci objek
• Unlock All Object : Membuka semua kunci objek


6. Effects :


• Artistic Media : Memberi efek objek artistic media
• Blend : Memberi efek objek blend
• Contour : Memberi efek objek contour
• Envelope : Memberi efek objek envelope
• Extrude : Memberi efek objek extrude
• Bevel : Memberi efek objek bevel
• Lens : Memberi efek objek lensa

7. Text :


• Character Formatting : Memformat teks
• Paragraph Formatting : Memformat paragraph
• Tabs : Memformat tabs
• Columns : Memformat kolom
• Bulets : Memformat bullet
• Drop Cap : Memformat drop cap
• Edit Text : Mengedit text
• Insert Symbol Characters : Memasukan teks symbol

Pengertian Tools Box Pada CorelDRAW X3


    Toolbox merupakan kumpulan tombol yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi obyek. Secara default toolbox terletak di bagian kiri lembar kerja. Dengan fasilitas toolbox anda dapat memodifikasi obyek, seperti mengubah bentuk obyek, mendistorsi obyek, mewarnai obyek, memberikan efek-efek tertentu, dan sebagainya .

Nama
Fungsi
Pick Tool
Digunakan untuk memilih objek, memindah objek, memutar objek, dan mengubah ukuran objek
FreehandTool
Digunakan untuk membuat garis bebas seperti halnya Anda menggambar dengan pensil.
Bezier Tool
Digunakan untuk membuat garis kurva lengkung maupun garis lurus menggunakan titik-titik hubung objek.
Crop
Digunakan untuk memotong area objek yang tidak diperlukan.
ArtisticMedia Tool
Digunakan untuk membuat garis artistik.

Smart Fill Tool
Digunakan untuk mewarnai objek dan sekaligus membentuk objek baru berdasarkan bentuk objek yang diberi warna.
Rectangle Tool
Digunakan untuk menggambar objek persegi panjang atau bujur sangkar.
Ellipse Tool
Digunakan untuk menggambar objek lingkaran atau elips.
Basic Shapes
Digunakan untuk menggambar bentuk yang telah disediakan oleh komputer.
Text Tool
Digunakan untuk menuliskan teks di lembar kerja.
Interactive Blend Tool
Digunakan untuk membaurkan dua objek atau lebih.
Eyedropper Tool
Digunakan untuk mengambil warna dari warna objek yang lain.
Outline Tool
Digunakan untuk mengatur pembuatan garis outline.
Fill Tool
Digunakan untuk mewarnai bidang objek.
Interactive Fill Tool
Digunakan untuk mewarnai bidang objek secara interaktif.
Paintbucket Tool
Digunakan untuk mewarnai sebuah objek setelah Anda mengambil warna dari objek yang lain menggunakanEyedropper Tool.
Hand Tool
Digunakan untuk menggeser lembar kerja guna melihat objek-objek yang tidak tampak pada lembar kerja.
Zoom Tool
Digunakan untuk mengubah besar kecilnya tampilan lembar kerja dengan berbagai ukuran, selain juga untuk melihat besar kecilnya bagian objek tertentu.
Shape Tool
Digunakan untuk mengedit bentuk objek, seperti melengkungkan objek garis kurva, menggeser dan menghapus node/ titik edit.
Polygon Tool Digunakan untuk menggambar objekpolygon (segibanyak)

Smart Drawing Tool
Digunakan untuk menggambar garis bebas yang dapat dikenali sebagai bentuk dasar dan selanjutnya CorelDRAW secara otomatis akan mengkonvesinya menjadi satu bentuk objek
3 Point Curve Tool
Digunakan untuk menggambar garis kurva
Dimension Tool
Digunakan untuk membuat garis dimensi sebagai alat bantu untuk mengukur panjang atau tinggi objek.


COREL DRAW X4
CorelDraw adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terakhirnya versi 14 yang dinamai X4 dirilis pada tahun 2008. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistem operasi Windows 2000 dan yang lebih baru. VersiCorelDRAW untuk Linux dan Mac OS pernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah.

Versi
 CorelDRAW X4 memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang ada, di antaranya Quick Start, Table, Smart Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.

Fasilitas Dasar
 CorelDRAW X4

Quick Start

Pertama kali perangkat lunak
 CorelDRAW X4 diaktifkan, sistem akan menampilkan kotak dialog welcome. Pada kotak dialog ini, lembar proses yang yang dapat diaktifkan, yaitu:
quick start: aplikasi ini dapat membantu untuk mempermudah mempersiapkan ruang perancangan grafis baru atau pengubahan rancangan grafis yang pernah dibuat sebelumnya.
what’s new: aplikasi yang menginformasikan fasilitas baru yang disediakan pada perangkat lunak
 CorelDRAW X4.
learning tools: alat yang mempermudah pemakai perangkat lunak
 CorelDRAWmempelajari fasilitas yang disediakan.
galeri: galeri digunakan untuk mengunjungi situs komunitas pemakai
CorelDRAW. Pada situs tersebut terdapat berbagai rancangan grafis profesional yang menggunakan perangkat lunak CorelDRAW.
updates: aplikasi yang digunakan untuk mengunjungi situs resmi perangkat lunak
 CorelDRAW untuk berbagai keperluan. Salah satunya, yaitu untuk memperbarui model sistem CorelDRAW.

Hints

Hints berada pada sisi kanan kotak dialog utama sistem. Fasilitas ini memberikan petunjuk apa dan bagaimana memproses suatu objek gambar/teks.


Menu Bar

Menu Bar berada pada bagian atas kotak dialog utama sistem. Sistem menu
CorelDRAW X4 menggunakan standar sistem operasi Windows yang sangat memudahkan pemakaian.

Standard Toolbar

Standard toolbar terletak di bawah menu bar. Pada standard toolbar, sistem meletakkan simbol proses cepat. Misalnya terdapat simbol seperti folder untuk membuka suatu data grafis
 CorelDRAW.

Property Bar

Property bar adalah fasilitas tambahan yang muncul setelah memilih salah satu alat dalam fasilitas toolbox. Tujuannya untuk mempermudah pemakaian alat fasilitas toolbox terpilih. Property bar biasanya berada di bawah standard toolbar.

Toolbox

Toolbox biasanya terletak di bagian paling kiri. Sistem meletakkan sebagian besar alat proses objek gambar/ teks pada fasilitas toolbox. Sistem memberi tanda lipatan pada sisi kanan bawah alat fasilitas toolbox yang memiliki subalat. Untuk menampilkan daftar subalat tersebut dapat dilakukan dengan mengklik dan menahan simbol alat yang bersangkutan.

Status Bar

Sistem meletakkan berbagai informasi pada baris status yang terdapat pada sisi bawah kotak dialog utama. Informasi tersebut berkenaan dengan objek gambar/teks dan/atau alat proses terpilih.

Color Palette

Color palette atau kotak warna terletak di bagian paling kanan kotak dialog utama. Untuk memberi warna pada objek gambar/teks cukup melakukan klik seperti biasa. Sedangkan untuk memberi warna garis, klik kanan pada warna yang dipilih dalam kotak warna.

Dialog Box

Sistem
 CorelDRAW akan meletakkan sejumlah pilihan proses dari fasilitas yang komplek pada suatu kotak dialog. Fasilitas yang bersangkutan dapat diatur melalui kotak dialog tersebut. Misalnya, pengubahan format objek gambar dari vektor ke bitmap melalui menu bitmaps submenu convert to bitmap.

Docker

Sistem meletakkan sejumlah kotak dialog fasilitas yang (dianggap) sering digunakan dalam bentuk tetap pada sisi kanan kotak dialog. Format tersebut disebut dengan docker. Fasilitas ini dapar ditampilkan melalui menu window submenu docker.

Fixed/Floating Toolbar

Salah satu keistimewaan dari sistem
 CorelDRAW X4, yaitu fasilitas toolbox kotak warna, menu bar, standard toolbar, dan/atau property bar yang dapat digeser dan ditempatkan di sembarang lokasi.

Operasi Dasar

Objek Garis

Pada sistem
 CorelDRAW X4, objek garis dapat dibentuk melalui curve tool yang ada pada fasilitas toolbox. Adapun subalat pada fasilitas curve tool berupa:
freehand tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak beraturan.
bezier tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus dan garis yang tidak beraturan secara bersamaan.
artistic media tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek garis artistik. Dalam menentukan bentuk garis artistik tersebut, gunakan simbol yang ada di sisi kiri fasilitas property bar, lalu tentukan spesifikasi konfigurasinya pada sisi kanannya.
pen tool: pemakaian pen tool hampir serupa dengan pemakaian bezier tool.
polyline tool: pemakaian polyline tool hampir sama dengan freehand tool.
3 point curve tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis melingkar dengan mudah dan cepat.
connector tool: alat ini digunakan untuk menghubungkan beberapa objek gambar. Misalnya, membentuk garis penghubung alur diagram.
dimension tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis dimensi vertikal, horizontal, diagonal, dan sebagainya. Untuk membentuk garis dimensi horizontal/vertikal secara otomatis, gunakan simbol auto aimension tool yang terdapat di sisi kiri fasilitas property bar ketika alat ini aktif.

Objek Gambar

Di dalam
 CorelDRAW, berbagai bentuk objek gambar dapat dibuat. Berikut ini merupakan fasilitas toolbox yang berguna membentuk berbagai objek gambar:
rectangle tool: alat ini dapat digunakan untuk membentuk objek persegi panjang atau persegi.
ellipse tool: alat ini digunakan untuk membentuk objek lingkaran/elips.
object tool: alat ini dapat mempermudah/mempercepat proses pembentukan objek poligon, bintang, spiral, dan tabel.
perfect shape tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek gambar spesifik secara mudah dan cepat. Misalnya, objek jajar genjang, balon, simbol diagram alur, panah, dan lain sebagainya.
table tool: alat ini dapat digunakan untuk membuat tabel dalam format persegi atau persegi panjang. Tabel ini tidak hanya dapat dimasukkan tulisan/teks, tetapi dapat juga dimasukkan gambar ke dalamnya. Alat ini bisa digunakan untuk membuat kartu pos, brosur, dan lain-lain.

Smart
 Drawing

Menggambar pintar adalah aplikasi baru yang ada pada
 CorelDRAW X4. Smartdrawing tool yang ada pada smart tool dapat digunakan untuk membentuk objek gambar dari sketsanya.

Objek Teks

Objek teks merupakan unsur yang paling sering digunakan pada rancangan grafis. Ada yang membuatnya sebagai logo, teks artistik, bahkan mengubah objek teks menjadi objek gambar.

Objek teks dapat dibuat melalui text tool yang terdapat pada toolbox. Setelah itu, objek teks dapat diproses melalui pick tools. Objek teks dapat diproses sehingga membentuk bayangan, menjadi format 3D, dan lain-lain.

Objek 2D Menjadi 3D

CorelDRAW X4 memiliki fasilitas untuk mengubah objek taks/gambar 2D menjadi 3D. Fasilitas yang dapat digunakan untuk membentuk objek 2D menjadi 3D adalah sebagai berikut:
extrude: pada fasilitas toolbox terdapat interactive extrude tool di dalam interactive effects tool. Setelah diaktifkan, format 3D dapat diatur melalui bagian presets yang ada pada fasilitas property bar.
bevel: bevel merupakan subalat untuk membentuk sudut dari suatu objek gambar/teks. Bevel akan muncul dalam property bar setelah mengaktifkan interactive extrude tool.
contour: fasilitas contour di dalam
 CorelDRAW X4 disediakan untuk membuat salinan dari suatu objek gambar/teks ke bagian dalam/luarnya. Contour dapat digunakan untuk menimbulkan efek 3D dari suatu objek gambar/teks dengan cara mengubah warna sisinya.
gradasi warna: gradasi warna dapat dibentuk menggunakan fill tool, interactive fill tool, atau mesh fill.
efek bayangan:
 CorelDRAW menyediakan interactive drop shadow yang merupakan subalat dari interactive effects tool untuk membuat efek bayangan dari objek gambar/teks.
Warna
Pilihan warna terdapat dalam kotak warna. Namun, ada beberapa cara untuk memberi warna pada objek gambar/teks, yaitu sebagai berikut:
fill & outline: pada fasilitas toolbox, sistem menyediakan fill tool untuk mengatur isi objek gambar/teks. Sedangkan untuk mengatur garis pembentuknya, sistem menyediakan outline tool.
eyedropper & paintbucket tool: eyedropper tool digunakan untuk mengambil spesifikasi warna atau atribut (properti, transformasi, dan efek) suatu objek gambar/teks. Setelah itu, gunakan paintbucket tool untuk menyalin data tersebut pada objek gambar/teks lainnya.
smart fill: smart fill tool dapat mengisi warna pada sembarang bidang tertutup. Misalnya pada perpotongan suatu objek tertentu.

Objek Artistik

Objek artistik dapat berupa teks atau gambar. Dengan menggunakan alat tertentu, suatu objek teks/gambar dapat terlihat berbeda dari biasa. Objek artistik terdiri dari:
garis artistik (Objek Teks): teks yang artistik dapat dibuat melalui artistic media tool yang ada pada toolbox. Teks apapun dapat dibuat karena penggunaanya seperti menggambar atau menulis dengan bolpoin.
garis artistik (objek gambar): gambar artistik yang dihasilkan melalui artistic media tool adalah seperti sketsa gambar. Penggunaannya sama dengan membuat garis artistik untuk objek teks.
efek distorsi:
 CorelDRAW menyediakan interactive distort tool di dalam interactive effects tool. Efek distorsi dapat diaplikasikan untuk objek gambar/teks sehingga dapat terlihat lebih artistik.
smudge brush (objek baru): melalui smudge brush tool, suatu sisi objek gambar dapat ditarik sehingga akan membentuk gambar yang baru sesuai dengan keinginan. Subalat ini dapat diakses melalui shape edit tool.

COREL DRAW X5
Mengenal beberapa tool corel draw x5
Adalah salah satu bar pada coreldraw yang merupakan nama file pada aplikasi aktif suatu halaman kerja. Dimana pada saat Anda pertama kali membuka halaman baru, nama file tersebut adalah CorelDraw X5  [Untitled 1]. Dan nama file tersebut akan berubah secara otomatis setelah Anda menyimpan atau melakukan save pada kotak dialog save drawing dalam kotak file name halaman kerja tersebut sesuai dengan nama yang telah Anda beri.
Pada title bar bagian sebelah kanan terdapat tiga tombol control, yaitu:
minimize, berfungsi untuk menyembunyikan sementara aplikasi coreldraw pada layar dan menyimpannya di bar windows.
Restore down/maximize, berfungsi untuk memperkecil tampilan aplikasi coreldraw pada layar dan mengembalikannya ke halaman penuh pada layar.
Close, berfungsi untuk menutup aplikasi coreldraw.
B. Menu Bar 
Adalah beberapa perintah pada coreldraw yang didalamnya terdapat submenu kumpulan perintah lain. Anda bisa menggunakannya dengan cara klik menu yang Anda perlukan atau menggunakan tombol shortcut dengan keyboard. Misalnya Anda akan membuka halaman baru, maka yang Anda lakukan disini adalah dengan cara klik menu File, lalu pilih submenuOpen. Atau dengan menekan dan menahan tombol Ctrl lalu tekan O pada keyboard(Ctrl+O).

C. Toolbar
Adalah beberapa perintah berupa icon gambar dengan tampilan sesuai fungsinya yang tersedia dalam menu bar.

D. Toolbox
Adalah salah satu jenis toolbar yang berfungsi untuk membuat atau mengedit gambar. Diantara tool-tool yang terdapat dalam toolbox, ada beberapa tool yang memiliki flyout menu dengan ditandai sebuah gambar tanda panah kecil di pojok kanan bawah pada tool tersebut. Untuk menampilkan flyout menu tersebut Anda bisa melakukannya dengan cara klik dan menahannya beberapa saat hingga keluar tool baru yang tersembunyi di dalamnya.
Dibawah ini adalah penjelasan fungsi tool yang berada dalam toolbox:

a. Pick Tool (V)
Berfungsi untuk memilih, memiringkan / memutar, serta mengubah ukuran gambar.

b. Shape Edit Tool
Shape Tool (F10), berfungsi untuk merubah bentuk gambar.
Smudge Brush Tool, berfungsi untuk membuat efek distorsi pada obyek garis.
Roughen Brush Tool, berfungsi untuk mengubah bagian outline pada garis vektor dari sebuah gambar.
Free Transform Tool (E), berfungsi untuk memutar gambar dengan bebas.
c. Croop Tool
Croop Tool, berfungsi untuk memotong dan mengambil bagian gambar yang terseleksi dari gambar bitmap, dan membuang bagian gambar yang tidak terseleksi.
Knife Tool (C), berfungsi untuk memotong gambar.
Eraser Tool (X), berfungsi untuk menghapus bagian dari sebuah gambar yang tidak diperlukan.
Firtual Segment Delete, berfungsi untuk memotong bagian gambar yang berpotongan dengan gambar lain.
d. Zoom Tool
Zoom Tool (Z), berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil tampilan gambar.
Pan Tool (H), berfungsi untuk memindahkan tampilan gambar pada layar.
e. Freehand Tool
Freehand Tool, berfungsi untuk menggambar kurva dan segmen garis lurus.
2-Point Line Tool, berfungsi untuk menggambar garis lurus dengan cara menariknya dari titik awal ke titik akhir.
Bezier Tool, berfungsi untuk menggambar kurva satu segmen pada satu waktu.
Artistic Media Tool (I), berfungsi untuk menambahkan brush, menyemprot, serta menambahkan efek kaligrafi dengan menggunakan freehand stroke.
Pen Tool, berfungsi untuk menggambar kurva dalam segmen, dan setiap segmen preview gambar.
B-Spline Tool, berfungsi untuk menggambar garis lengkung dengan menetapkan titik kontrol yang membentuk kurva.
Polyline Tool, berfungsi untuk menggambar kurva yang terhubung, dan garis lurus dalam satu tindakan berkesinambungan.
3-Point Curve, menggambar kurva dengan menariknya dari titik awal ke titik akhir kemudian menuju posisi titik pusat.
f. Smart Fill Tool 
Smart Fill Tool, berfungsi untuk membuat obyek dari dua gambar yang tupang tindih dan menerapkan obyek tersebut.
Smart Drawing (Shift+S), berfungsi untuk mengkonversi freehand stroke dengan membentuk dasar-dasar atau kurva yang diperhalus.
 g. Rectangle Tool (F6) 
Rectangle Tool (F6), berfungsi untuk menggambar kotak dan persegi panjang dengan menariknya dalam halaman gambar.
3-Point Rectangle, berfungsi untuk menggambar kotak dan persegi panjang dengan dasar 3 titik. Yaitu dengan menariknya dari titik awal ke titik akhir kemudian menuju posisi titik pusat.
h. Ellips Tool (F7)
Ellips Tool (F7), berfungsi untuk menggambar objek berbentuk  lingkaran dan elips dengan menariknya dalam halaman gambar.
3-Point Ellips, berfungsi untuk menggambar objek berbentuk lingkaran dan elips dengan dasar 3 titik. Yaitu dengan menariknya dari titik awal ke titik akhir kemudian menuju posisi titik pusat.
 i. Polygon Tool (Y)
Polygon Tool (Y), berfungsi untuk menggambar poligon dengan menariknya dalam halaman gambar.
Star Tool, berfungsi untuk menggambar objek berbentuk bintang.
Complex Star Tool, berfungsi untuk menggambar bintang yang memiliki sisi berpotongan.
Graph Paper Tool(D), berfungsi untuk menggambar grid.
Spiral Tool (A), berfungsi untuk menggambar spiral simetris dan logaritmik. 
 j. Basic Shapes Tool 
Basic Shapes Tool, berfungsi untuk menggambar objek berbentuk lingkaran, silinder, hati dan sebagainya.
Arrow Shapes Tool, berfungsi untuk membuat gambar objek berbentuk anak panah dengan berbagai arah.
Flowchart Shapes Tool, berfungsi untuk menggambar simbol flowchart.
Banner Shapes, berfungsi untuk membuat gambar objek berbentuk pita dan ledakan.
Callout Shapes, berfungsi untuk membuat gambar objek berbentuk gelembung atau label yang biasanya dibuat untuk keterangan sesuatu.
k. Text Tool (F8)
Berfungsi untuk membuat dan mengedit teks / tulisan dan paragraf.


l. Table Tool
Berfungsi untuk membuat, memilih dan mengedit gambar tabel.


m. Parallel Dimension Tool
Parallel Dimension Tool, berfungsi untuk menggambar garis miring dimensi.
Horizontal or Vertical Dimension Tool, berfungsi untuk membuat gambar horizontal atau vertical dimensi.
Angular Dimension Tool, berfungsi untuk menggambar garis dimensi sudut.
Segment Dimension Tool, berfungsi untuk menampilkan jarak antara node terakhir pada segmen tunggal atau beberapa.
3-Point Callout, berfungsi untuk menggambar callout dengan dua segmen garis terdepan.
n. Straight-Line Connector Tool
Straight-Line Connector Tool, berfungsi untuk menggambar garis lurus untuk menghubungkan dua buah objek.
Right-Angle Connector Tool, berfungsi untuk membuat gambar sudut kanan untuk menghubungkan dua buah objek. 
Right-Angle Round Connector Tool, berfungsi untuk menggambar sudut siku-siku dengan sudut ronded untuk menghubungkan dua buah objek.
Edit Anchor, berfungsi untuk memodifikasi titik garis konektor dalam gambar.
o. Blend Tool 
Blend Tool, campuran objek dengan menciptakan perkembangan objek peralihan dan warna.
Contour Tool, berfungsi untuk menerapkan serangkaian bentuk konsentris yang menyebar ke dalam atau keluar obyek.
Distort Tool, berfungsi untuk transportasi objek dengan menerapkan push dan pull, zipper atau efek twister.
Drop Shadow Tool, berfungsi untuk menambah efek bayangan dibelakang atau di bawah sebuah gambar.
Envelope Tool, berfungsi untuk mengubah bentuk objek dengan menerapkan dan menyeret node.
Extrude Tool, berfungsi untuk menerapkan efek 3D untuk objek dalam menciptakan ilusi kedalaman.
Transparency Tool, berfungsi untuk mengungkap area gambar dibawah objek.
p. Color Eyedropper Tool 
Color Eyedropper Tool, berfungsi untuk menunjukan sampel warna dan menerapkannya pada objek.
Attribute Eyedropper Tool, berfungsi untuk menyalin objek atribut seperti isi, outline, ukuran, dan efek, serta menerapkannya ke objek lain.
q. Outline Pen (F12)
Outine Pen (F12), berfungsi untuk menetapkan garis besar sifat seperti ketebalan baris, sudut bentuk dan jenis arrow.
Outline Colors (Shift+F12), berfungsi untuk memilih warna outline dengan menggunakan color viewer dan color palettes. 
No Outline, berfungsi untuk menghapus outline dari objek yang dipilih. 
Hairline Outline, berfungsi untuk membuat outline tipis pada sebuah objek. 
Color, berfungsi untuk menetapkan pilihan warna secara detail untuk sebuah gambar yang dipilih. 
r. Fill Tool 
Uniform Fill (Shift+F11), berfungsi untuk memilih warna isi yang solid untuk suatu benda dengan menggunakan color palettes, color viewers, color harmonies, atau color blends.
Fountain Fill (F11), berfungsi untuk mengisi objek dengan sebuah gradien warna atau bayangan.
Pattern Fill, berfungsi untuk menerapkan pola preset pattern fill ke objek atau membuat pola kustom pattern fill.
Texture Fill, berfungsi untuk menerapkan preset texture Fill pada objek untuk menciptakan ilusi dari berbagai tekstur, seperti air, awan dan batu. 
PostScript Fill, berfungsi untuk menerapkan tekstur yang cukup rumit untuk obyek.
No Fill, berfungsi untuk menghapus fill pada objek.
Color, berfungsi untuk mengatur pilihan warna pada sebuah objek.
s. Interactive Fill Tool 
Interactive Fill Tool (G), berfungsi untuk membuat fill secara dinamis dengan menggunakan penanda di halaman gambar dan property bar untuk mengubah sudut, titik tengah, dan warna.
Mesh Fill (M), berfungsi untuk mengisi sebuah objek dengan cara pencampuran beberapa warna atau bayangan diatur grid mesh. 
E. Ruler
Terdapat dua macam ruler pada coreldraw, yaitu ruler vertikal dan ruler horizontal. Masing-masing ruler tersebut dapat membuat sebuah guideline dengan cara menarik atau dragging menggunakan Pick Tool ke posisi yang di butuhkan dalam halaman gambar.
F. Guidelines
Berfungsi untuk mengatur penempatan objek gambar pada halaman. Ada 3 macam guideline yang terdiri dari horizontal, vertical, dan miring. Anda dapat mengaturnya dengan memberi warna, memilih, memindahkan, memutar, mengunci, dan lain-lain sesuai dengan keperluan.

G. Status Bar
Berfungsi untuk menampilkan berbagai informasi yang berhubungan dengan desain yang sedang dikerjakan.

H. Color Palette
Berfungsi untuk mengubah warna fill atau outline sebuah objek berupa pilihan warna yang tersedia.

Corel Draw adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas diOttawaKanada. Versi terakhirnya versi 15 yang dinamai X5 dirilis pada tanggal 23 Februari 2008. Corel Draw pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistem operasi Windows 2000 dan yang lebih baru. Versi Corel Draw untuk Linux dan Mac OS pernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah.
Versi CorelDRAW X5 memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang ada, di antaranya Quick Start, Table, Smart Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.

Berikut Fasilitas Dasar Corel Draw :
Quick Start
Pertama kali perangkat lunak CorelDRAW diaktifkan, sistem akan menampilkan kotak dialog welcome. Pada kotak dialog ini, lembar proses yang yang dapat diaktifkan, yaitu:
quick start: aplikasi ini dapat membantu untuk mempermudah mempersiapkan ruang perancangan grafis baru atau pengubahanrancangan grafis yang pernah dibuat sebelumnya.
what’s new: aplikasi yang menginformasikan fasilitas baru yang disediakan pada perangkat lunak CorelDRAW X4.
learning toolsalat yang mempermudah pemakai perangkat lunak CorelDRAW mempelajari fasilitas yang disediakan.
galeri: galeri digunakan untuk mengunjungi situs komunitas pemakai CorelDRAW. Pada situs tersebut terdapat berbagai rancangan grafis profesional yang menggunakan perangkat lunak CorelDRAW.
updates: aplikasi yang digunakan untuk mengunjungi situs resmi perangkat lunak CorelDRAW untuk berbagai keperluan. Salah satunya, yaitu untuk memperbarui model sistem CorelDRAW.
Hints
Hints berada pada sisi kanan kotak dialog utama sistem. Fasilitas ini memberikan petunjuk apa dan bagaimana memproses suatu objekgambar/teks.
Menu Bar
Menu Bar berada pada bagian atas kotak dialog utama sistem. Sistem menu CorelDRAW X4 menggunakan standar sistem operasiWindows yang sangat memudahkan pemakaian.
Standard Toolbar
Standard toolbar terletak di bawah menu bar. Pada standard toolbar, sistem meletakkan simbol proses cepat. Misalnya terdapat simbol seperti folder untuk membuka suatu data grafis CorelDRAW.
Property Bar
Property bar adalah fasilitas tambahan yang muncul setelah memilih salah satu alat dalam fasilitas toolbox. Tujuannya untuk mempermudah pemakaian alat fasilitas toolbox terpilih. Property bar biasanya berada di bawah standard toolbar..
Toolbox
Toolbox biasanya terletak di bagian paling kiri. Sistem meletakkan sebagim memberi tanda lipatan pada sisi kanan bawah alat fasilitas toolbox yang memiliki subalat. Untuk menampilkan daftar subalat tersebut dapat dilakukan dengan mengklik dan menahan simbol alat yang bersangkutan.Jika kita masuk ke corel nanti error tak usa h diulangulang masuk-masuk terus,biar error toolbok,toolbar aneh tak seperti biasanya.
Status Bar
Sistem meletakkan berbagai informasi pada baris status yang terdapat pada sisi bawah kotak dialog utama. Informasi tersebut berkenaan dengan objek gambar/teks dan/atau alat proses terpilih.
Color Palette
Color palette atau kotak warna terletak di bagian paling kanan kotak dialog utama. Untuk memberi warna pada objek gambar/teks cukup melakukan klik seperti biasa. Sedangkan untuk memberi warna garis, klik kanan pada warna yang dipilih dalam kotak warna.
Dialog Box
Sistem CorelDRAW akan meletakkan sejumlah pilihan proses dari fasilitas yang komplek pada suatu kotak dialog. Fasilitas yang bersangkutan dapat diatur melalui kotak dialog tersebut. Misalnya, pengubahan format objek gambar dari vektor ke bitmap melalui menu bitmaps submenu convert to bitmap.
Docker
Sistem meletakkan sejumlah kotak dialog fasilitas yang (dianggap) sering digunakan dalam bentuk tetap pada sisi kanan kotak dialog. Format tersebut disebut dengan docker. Fasilitas ini dapar ditampilkan melalui menu window submenu docker.
Fixed/Floating Toolbar
Salah satu keistimewaan dari sistem CorelDRAW X4, yaitu fasilitas toolbox kotak warna, menu bar, standard toolbar, dan/atau property bar yang dapat digeser dan ditempatkan di sembarang lokasi[1]
Operasi Dasar
Objek Garis
Pada sistem CorelDRAW X4, objek garis dapat dibentuk melalui curve tool yang ada pada fasilitas toolbox. Adapun subalat pada fasilitas curve tool berupa:
freehand tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus atau garis yang tidak beraturan.
bezier tool: alat ini digunakan untuk membentuk beragam garis lurus dan garis yang tidak beraturan secara bersamaan.
artistic media tool: alat ini digunakan untuk membentuk berbagai objek garis artistik. Dalam menentukan bentuk garis artistik tersebut, gunakan simbol yang ada di sisi kiri fasilitas property bar, lalu tentukan spesifikasi konfigurasinya pada sisi kanannya.
pen tool: pemakaian pen tool hampir serupa dengan pemakaian bezier tool.
polyline tool: pemakaian polyline tool hampir sama dengan freehand tool.
3 point curve tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis melingkar dengan mudah dan cepat.
connector tool: alat ini digunakan untuk menghubungkan beberapa objek gambar. Misalnya, membentuk garis penghubung alur diagram.
dimension tool: alat ini digunakan untuk membentuk garis dimensi vertikal, horizontal, diagonal, dan sebagainya. Untuk membentuk garis dimensi horizontal/vertikal secara otomatis, gunakan simbol auto aimension tool yang terdapat di sisi kiri fasilitas property bar ketika alat ini aktif.
Brosur

Brosurpamflet, atau buklet adalah terbitan tidak berkala yang dapat terdiri dari satu hingga sejumlah kecil halaman, tidak terkait dengan terbitan lain, dan selesai dalam sekali terbit. Halamannya sering dijadikan satu (antara lain dengan staplerbenang, atau kawat), biasanya memiliki sampul, tapi tidak menggunakan jilid keras. Menurut definisi UNESCO, brosur adalah terbitan tidak berkala yang tidak dijilid keras, lengkap (dalam satu kali terbitan), memiliki paling sedikit 5 halaman tetapi tidak lebih dari 48 halaman, di luar perhitungan sampul.[1]
Di 
Inggris dari abad ke-16 hingga abad ke-18, istilah pamphlet digunakan untuk ringkasan risalah yang kontroversial mengenai topik-topik aktual, umumnya berhubungan dengan agama atau politik.[1]
Bentuk dan isi
Bila terdiri dari satu halaman, brosur atau pamflet umumnya dicetak pada kedua sisi, dan dilipat dengan pola lipatan tertentu hingga membentuk sejumlah panel yang terpisah. Pamflet yang hanya terdiri dari satu lembar/halaman sering disebut selebaran (bahasa Inggris: leafletflier, atau flyer). Selain itu, brosur yang memuat informasi tentang produk disebut juga sebagai katalog produk atau sering hanya disebut katalog.
Brosur atau pamflet memuat informasi atau penjelasan tentang suatu produk, layanan, fasilitas umum, profil perusahaan, sekolah, atau dimaksudkan sebagai sarana 
beriklan. Informasi dalam brosur ditulis dalam bahasa yang ringkas, dan dimaksudkan mudah dipahami dalam waktu singkat. Brosur juga didesain agar menarik perhatian, dan dicetak di atas kertas yang baik dalam usaha membangun citra yang baik terhadap layanan atau produk tersebut.
Buklet sering memiliki sampul, halaman judul, dijilid, dan memiliki jumlah halaman lebih banyak dari pamflet. Bentuknya sering terlihat seperti buku berukuran kecil. Berbeda dengan brosur atau pamflet, buklet bukan merupakan sarana beriklan secara langsung.
Sejumlah 
produk konsumen seperti barang elektronik, sering menyertakan buklet berisi spesifikasi produk atau penjelasan cara penggunaan. Buklet yang menyertai barang elektronik kadang-kadang memiliki jumlah halaman yang banyak dan tidak untuk habis dibaca dalam satu kali kesempatan. Album rekaman, seperti kaset atau CD sering menyertakan buklet yang berisi lirik lagu, foto, dan nama-nama artis pendukung.




COREL DRAW X6

1. Title Bar

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjEocotOTq3dmUwZy8BeaLbsCOI1rHVR3kME5NF1NurmYKJ4a7zQ-CQf1fxkkIqMdkn_B-YRJfAUZvTnkerl0q6GGcaZTGhnDZo0p-gRdW36-kXp2NBMhzJuopUp9zpLlmAwkWcMxfsZNk/s1600/desainerindonesia.net+title+bar+coreldraw.jpg




2. Menu Bar

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhT9_82k6N9AflJpTbWMLH6br74VfRzMpHm5fSYcrKJs4jvqGWv_Zim35wiTNMfEFTQKMX6t2AqndI0AX0HcTa6z0J9OdlUdkdMvVDi4_PxEt529jUB9T0NNWfj2nUcwgaipgpU8_pZcP0/s1600/desainerindonesia.net+menu+bar+coreldraw.jpg
Awalul_hasani

Menu Bar di Coreldraw X6 dibuat untuk navigasi-navigasi yang berguna untuk mempercepat navigasi kita dalam menggunakan coreldraw dan untuk memberikan efek-efek pada desain tersebut. dan lain-lain.


3.  Toolbar Standard

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUSY400dpoUsVtz9AqhLQxyP5qac4S4BKQn4cWD9aA6vf3ZtXPKNTsYTe1reKjl4cqWwLBo_d49KgAs_S2reunlnxQDnLwprgTdm4chBYC6Q0y35KLqimHNVFpebPvkZ4SEWoACYgdmXY/s1600/desainerindonesia.net+tool+bar+standard+coreldraw.jpg
Awalul_hasani

Standard Toolbar biasanya kegunaan dari Toolbar standard ini yang biasanya kita gunakan agar lebih cepat misalnya icon "save" berfungsi untuk menyimpan, dengan toolbar standard kita bisa mengklik icon tersebut untuk menyimpanya. dan New Document, membuka document.






4. Property Bar

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcb8VKkXCRVqE85RYPdIf7tCVIIOyj2hyphenhyphenYeYlC8VDSiCbUdtHLuNd09Lg24WbRnV_lXOSxOCyHZoqmTLcxKRuFB2-CPeGrCcUuLSIbUlmhcShU2hgfueikPTm96cni5KC0XTjLzDwLAWQ/s1600/property+bar+desainerindonesia.net.jpg

Awalul_hasani

Property Bar dalam CorelDRAW, berguna untuk memunculkan fungsi-fungsi pada salah satu objek/gambar yang aktif pada tool box dan akan menyesuaikan dengan salah satu alat yang sedang aktif.





5.  Rulers
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjYQP93PAP6BiCRJlJT5Ov-pmxM-eblzLTVyMEKBCGTl9F091gKZWR1aq3pQX3Gtb1Dlv-txibP_Sf5cdLYBQzlH9be4yAJb_P6bdYjUMBBJDuAud_1KqtGiOPtJZDPgxC3-t1bjqX3jsE/s1600/rullers+desainerindonesia.net.jpg
Awalul_hasani

Rulers pada coreldraw berguna untuk mengetahui jarak panjang, pada umumnya default Coreldraw biasanya memakai Millimeters, anda juga bisa mengganti keinginan anda, kita bisa merubahnya ke cm, Inches, Pixel, bahkan bisa juga kilometer.









6. Zoom Tool
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5smKfQT_gXuEcePF0WFAbUVGlUkX9_lLFbuB206I4pXaHjRTrcNrNSz7KYkhyEozmmzei5Z_Kx9ipz1c_NjNwkPfXtROHCjwmJR-uxaU3L63lSQAyFIT5iY42vuxAXpwPhdqGOWln7Ik/s1600/zoom+tool+desainerindonesia.net.jpg
Awalul_hasani


 Zoom tool berfungsi untuk memperbesas level dari gambar di coreldraw, untuk zoom tool lebih spesifik kita gunakan di property bar agar lebih cepat. anda juga bisa menScrool mouse anda untuk cara lebih cepatnya lagi.




7. Tool Box

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgc5pJkoG9FCYRlGiJp_1HfEcxe4-NUIM-5VadrodIwAXBp2O526px74oulQ3nM329ZNBsdOd-8dtvSgNQwyKUhYr7xIY8HFRLRqopWs8EpK840LGntrtPsU_V57xdDODOYMX0wdaujxUU/s320/toolbox+desainerindonesia.net.jpg
     Awalul_hasani


Tool Box bergungsi untuk menampilkan alat-alat pembuatan objek, pemberian efek, dan lain-lain, dalam coreldraw Toolbox ini adalah menu yang paling di butuhkan saat membuat desain, apabila toolbox anda hilang, anda juga bisa mengaktifkan lagi pada Menu Window -> Toolbars -> Toolbox.




8. Palette Color 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2gya_A0JvHqKjC0_fu6tdBwXYa4WoebOYH4vXiZ88j1gK-LtB_JN0iCBS7vKca2rLUC9IwIk8iT7lk5n132E83oYc7_sR25iN9_XD8qlF8sF0hiCghX2lAzr-3s43YQYu7HAyUOrxvzA/s1600/palette+color+desainerindonesia.net.jpg
Awalul_hasani


Sudah terlihat jelas, di atas adalah Palette Color yang biasanya di gunakan mewarnai objek, ada banyak sekali warna warna di palette, dan di atas adalah salah satunya, yaitu CMYK dan RGB color, dan seperti biasa kegunaannya juga berbeda, CMYK biasanya di gunakan untuk percetakan, dan RGB untuk objek desain biasa.
Cara Mendapat Serial Number CorelDraw X6
serial Coreldraw x6
Kemarin ada sobat vario yang kesulitan aktivasi coreldraw X6 karena tidak mempunyai serial number yang diperlukan untuk menjadikan sebagai coreldraw full versi. Oke sob...kali ini akan vario bagikan cara mendapatkan serial number dan cara aktivasi coreldraw x6. Apa dan fungsinya untuk apa sich coreldraw ? Sedikit penjelasan singkat kalau coreldraw x6 merupakan versi terbaru dari software yang fungsi utamanya digunakan membuat sebuah desain, mulai desain baju, barner, kartu nama sampai desain rumah atau desain lainnya dan setahu vario coreldraw memang jadi pilihan terbaik bagi desainer-desaier dunia untuk memudahkan pekerjaan desain grafis dengan hasil yang sangat memuaskan di karenakan dukungan penuh dari fitur - fitur coreldraw yang tersedia cukup banyak, sangat lengkap dan terbilang paling komplit.
Anda seorang desainer atau masih ingin belajar menjadi seorang desaier ? bisa anda download installer trial update terbaru coreldraw versi X6.1 dengan mengunjungi halaman ini pilih sesuai OS anda 32/64 bit.
Kalau sudah proses download dan instalasi selesai saatnya kita menjadikan versi trial menjadi full versi menggunakan serial yang dapat kita dapatkan dari keygen.
Bagaimana cara aktivasi coreldraw X6 menggunakan keygen akan vario bagikan tutorialnya disini, yang belum memiliki keygen dapat anda download dulu KeyGen_CorelDraw
Sekarang kita mulai proses aktivasi dengan cara putuskan dahulu koneksi internet dan buka aplikasi coreldraw yang sudah terinstall secara trial seperti ini

serial Coreldraw x6

Kalau sudah terbuka seperti screenshot diatas langsung saja tutup dulu coreldraw, maka akan muncul

serial Coreldraw x6

Dan mulailah melanjutkan dengan klik ""Already Purchase" seperti diatas maka akan anda lihat seperti dibawah ini

serial Coreldraw x6

Sebelum anda klik "Enter Serial Number" di buka dulu keygen coreldraw pilih versi X.6.0 seperti ini

serial Coreldraw x6

Biarkan keygen terbuka sampai proses aktivasi selesai, selanjutnya baru anda klik "Enter Serial Number" dan copykan serial number yang berada dalam keygen pilih active by phone dan klik tombol "continue"

serial Coreldraw x6

Seterusnya copykan "Installation Code" ke dalam keygen dan lanjutkan klik tombol "Activation" dalam keygen untuk mendapatkan "Activation code" seperti gambar di bawah 

serial Coreldraw x6

Maka dalam keygen akan terdapat "Activation code" seperti di bawah ini yang anda lakukan adalah copykan dan akhiri dengan klik tombol "continue" seperti penjelasan gambar di bawah ini

serial Coreldraw x6

Anda akan melihat seperti di bawah ini, berarti aktivasi coreldraw x6 sudah sukses dan klik "Close" selesai.

serial Coreldraw x6

Coba anda buka coreldraw x6 dan klik about

serial Coreldraw x6





Tidak ada komentar:

Posting Komentar